PPSL 2026 Dibuka, Dosen Usia Maksimal 45 Tahun Bisa Dapat Pelatihan Menuju S3 Luar Negeri

AKURAT JAKARTA - Gelar magister belum tentu menjadi akhir perjalanan akademik bagi seorang dosen.
Bagi dosen perguruan tinggi keagamaan yang ingin melanjutkan pendidikan doktor di luar negeri, Kementerian Agama bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) 2026.
Program ini dirancang sebagai tahap persiapan sebelum peserta mengejar studi doktoral sekaligus beasiswa di luar negeri.
Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan bahasa Inggris, tetapi juga dibekali kemampuan menyusun proposal penelitian dan strategi mendapatkan beasiswa.
Pendaftaran PPSL 2026 berlangsung pada 16–23 September 2026.
Program persiapan sendiri dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 Desember 2026.
Bukan Sekadar Pelatihan IELTS
Salah satu tantangan calon mahasiswa S3 luar negeri adalah memenuhi persyaratan akademik sekaligus mampu menunjukkan rencana penelitian yang jelas.
Karena itu, PPSL 2026 memberikan pelatihan intensif yang mencakup persiapan studi lanjut, penyusunan proposal riset, kemampuan bahasa Inggris melalui pelatihan IELTS, hingga strategi mendapatkan beasiswa luar negeri.
Pelatihan tersebut akan diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Baca Juga: TMII Tambah Angling Listrik, Pengalaman Keliling 150 Hektare Jadi Lebih Ramah Lingkungan
Peserta juga memperoleh sejumlah komponen pembiayaan selama mengikuti program.
Fasilitas tersebut meliputi dana program, dana hidup bulanan, dana tes bahasa, serta dana transportasi.
Dengan skema tersebut, peserta dapat memanfaatkan masa persiapan untuk memperkuat sejumlah komponen yang dibutuhkan sebelum mendaftar program doktoral dan beasiswa.
Syaratnya Tidak Hanya IPK
Meski ditujukan bagi dosen yang telah menyelesaikan S2, PPSL 2026 memiliki persyaratan khusus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






