Temui Massa KWJK, Mensos Gus Ipul Akui Masih Banyak Data Bansos yang Tak Akurat

AKURAT JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengakui masih banyak data bantuan sosial (bansos) pemerintah yang tidak akurat.
Hal itu disampaikannya saat menemui massa Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) yang menggelar aksi di depan Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Gus Ipul mengatakan pemerintah perlu memperbaiki data bansos bersama masyarakat.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk memastikan data penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Selama ini banyak sekali data-data kita tidak akurat. Maka itu saya setuju data kita kita perbaiki dan caranya bersama-sama. Pemerintah tidak bisa sendirian, butuh bantuan Bapak-Ibu sekalian," kata Gus Ipul di hadapan massa.
Ia menjelaskan, masyarakat yang merasa belum masuk dalam data penerima bansos dapat menempuh jalur resmi melalui RT, RW, kelurahan hingga Dinas Sosial.
Namun, bagi warga yang belum berhasil melalui jalur tersebut, pemerintah juga menyediakan jalur partisipasi untuk mengusulkan maupun menyanggah data.
Gus Ipul menyebut masyarakat dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengusulkan diri sebagai penerima bantuan atau menyanggah data penerima bansos yang dinilai tidak layak.
"Bisa usul, bisa menyanggah. ‘Saya usul, saya ini pengin dapat bansos.’ Boleh. Atau ingin mengatakan, ‘Saya punya tetangga, tetangga saya cukup sebenarnya tidak layak menerima bansos. Maka itu saya ingin menyanggah’," tuturnya.
Baca Juga: Jelang ASEAN Cup 2026, John Herdman Dipusingkan Badai Cedera Pemain Timnas
Bagi masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi atau tidak memiliki pulsa, Gus Ipul menyebut Kemensos menyediakan Command Center melalui nomor 021-171 serta WhatsApp Center di nomor 08877171171.
Gus Ipul menegaskan, pemerintah terbuka terhadap masukan masyarakat untuk memperbaiki data bansos.
"Kami tidak menutup diri, justru kami membuka diri. Karena terbuka itulah kami tentu bersedia bersama-sama untuk mengoreksi, memperbaiki data-data yang ada," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




