SMUP Unpad Gelombang 2 Dibuka, Verifikasi Dokumen Jadi Tahap yang Harus Diperhatikan

AKURAT JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Masuk (SMUP) pascasarjana gelombang 2 masih terbuka hingga 11 Januari 2027.
Meski waktu pendaftaran terbilang panjang, calon mahasiswa disarankan tidak menunggu hingga mendekati batas akhir.
Pasalnya, masuk program magister atau doktor di Unpad bukan hanya soal mengisi formulir dan mengunggah dokumen.
Ada proses verifikasi yang harus dilalui sebelum pendaftar dinyatakan eligible untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Kepala Kantor SMUP Unpad, Prof Ir Anas, MSc, PhD, mengatakan meningkatnya minat calon mahasiswa membuat Unpad menyediakan beragam jalur dan skema seleksi.
Menurutnya, verifikasi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Dokumen seperti ijazah, transkrip, kartu identitas, sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) harus dipastikan memenuhi ketentuan.
"Yang paling penting adalah verifikasi. Pertama, verifikasi dokumen resmi seperti ijazah dan transkrip. Selain itu juga kartu identitas, serta sertifikat TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Inggris). Setelah eligible keluar, kemudian interview atau ujian prodi lainnya, baru penentuan kelulusan," ujarnya dikutip dari laman resmi Unpad, Sabtu (12/9/2026).
Jangan Menunggu hingga Januari
Panjangya periode pendaftaran bisa membuat calon peserta merasa masih memiliki banyak waktu.
Namun, bagi pendaftar yang juga mengejar beasiswa, waktu tersebut justru sebaiknya dimanfaatkan sejak awal.
Anas menyarankan calon mahasiswa yang berencana mengikuti program seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) agar mendaftar lebih awal.
Dengan mendaftar lebih cepat, calon mahasiswa memiliki waktu lebih panjang untuk menyiapkan dokumen, menjalani proses verifikasi, hingga mengikuti tahapan seleksi.
Artinya, batas pendaftaran 11 Januari 2027 sebaiknya tidak diperlakukan sebagai target waktu untuk baru memulai proses.
Semakin dekat dengan tenggat, semakin sedikit ruang yang tersedia apabila terdapat dokumen yang perlu diperbaiki atau dilengkapi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





