Jakarta

Sempat Takut Dikucilkan karena Hindu, Naya Justru Dibantu Belajar Islam di UIN Jakarta

Anggerhana Denni Rahmawati | 12 September 2026, 15:45 WIB
Sempat Takut Dikucilkan karena Hindu, Naya Justru Dibantu Belajar Islam di UIN Jakarta
Mahasiswa Hindu di UIN Jakarta yang awalnya takut tak punya teman. - uinjkt.ac.id

AKURAT JAKARTA - Bayangan akan menjadi satu-satunya mahasiswa berbeda agama ternyata sempat membuat Ni Wayan Nayaka Sanjiwani khawatir.

Ketika memilih kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, mahasiswa beragama Hindu itu membayangkan dirinya akan kesulitan berbaur.

Naya, sapaan Ni Wayan Nayaka Sanjiwani, merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta.

Keputusannya berkuliah di kampus Islam tersebut awalnya bukan sesuatu yang pernah ia bayangkan.

Selain memiliki ketertarikan terhadap profesi guru, Naya melihat Ilmu Perpustakaan sebagai langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.

Namun, pilihan itu sekaligus membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan akademik yang kental dengan tradisi dan pembelajaran Islam.

Salah satu kekhawatiran Naya muncul ketika mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Ia harus mengenakan hijab ketika membuat video perkenalan diri.

"Pertama kali coba pakai hijab saat tugas bikin video perkenalan diri untuk PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan), aku merasa saat sudah selesai buat video itu gerah dan ga betah di awal pakai," tuturnya dikutip dari laman UIN Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk adaptasi yang harus dijalani Naya sebagai mahasiswa Hindu di lingkungan kampus Islam.

Baca Juga: Saat Anak Takut BAB, Kepercayaan Ibu Bisa Jadi Kunci untuk Memutus Siklusnya

Namun, kekhawatiran Naya ternyata tidak berlangsung lama.

Takut Dikucilkan, Justru Dibantu Teman

Sebelum benar-benar menjalani perkuliahan, Naya sempat membayangkan dirinya akan kesulitan mendapatkan teman karena perbedaan agama.

Kenyataannya, ia justru mendapatkan bantuan dari teman-temannya.

Ketika belum mengetahui cara memakai kerudung dengan peniti, misalnya, teman-temannya langsung membantu memperbaikinya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.