Sempat Takut Dikucilkan karena Hindu, Naya Justru Dibantu Belajar Islam di UIN Jakarta

AKURAT JAKARTA - Bayangan akan menjadi satu-satunya mahasiswa berbeda agama ternyata sempat membuat Ni Wayan Nayaka Sanjiwani khawatir.
Ketika memilih kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, mahasiswa beragama Hindu itu membayangkan dirinya akan kesulitan berbaur.
Naya, sapaan Ni Wayan Nayaka Sanjiwani, merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta.
Keputusannya berkuliah di kampus Islam tersebut awalnya bukan sesuatu yang pernah ia bayangkan.
Selain memiliki ketertarikan terhadap profesi guru, Naya melihat Ilmu Perpustakaan sebagai langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.
Namun, pilihan itu sekaligus membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan akademik yang kental dengan tradisi dan pembelajaran Islam.
Salah satu kekhawatiran Naya muncul ketika mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).
Ia harus mengenakan hijab ketika membuat video perkenalan diri.
"Pertama kali coba pakai hijab saat tugas bikin video perkenalan diri untuk PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan), aku merasa saat sudah selesai buat video itu gerah dan ga betah di awal pakai," tuturnya dikutip dari laman UIN Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk adaptasi yang harus dijalani Naya sebagai mahasiswa Hindu di lingkungan kampus Islam.
Baca Juga: Saat Anak Takut BAB, Kepercayaan Ibu Bisa Jadi Kunci untuk Memutus Siklusnya
Namun, kekhawatiran Naya ternyata tidak berlangsung lama.
Takut Dikucilkan, Justru Dibantu Teman
Sebelum benar-benar menjalani perkuliahan, Naya sempat membayangkan dirinya akan kesulitan mendapatkan teman karena perbedaan agama.
Kenyataannya, ia justru mendapatkan bantuan dari teman-temannya.
Ketika belum mengetahui cara memakai kerudung dengan peniti, misalnya, teman-temannya langsung membantu memperbaikinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





