BKN Siapkan 15 Kebijakan Pro-Karier ASN, Fokus Kesejahteraan PNS dan PPPK

AKURAT JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan 15 kebijakan pro-karier yang ditujukan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Diharapkan bisa mempercepat layanan, memperjelas pengembangan karier, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat sistem merit.
Plt Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak merintangi langkah BKN dalam bertransformasi.
Baca Juga: Gulkarmat DKI Evakuasi 33 Orang dari Kebakaran Apartemen Pavilion, Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Keterbatasan tersebut justru memicu BKN untuk bekerja lebih efektif agar setiap sumber daya memberi dampak langsung bagi ASN dan organisasi.
"Seluruhnya diarahkan untuk menghadirkan manajemen ASN yang semakin sederhana, objektif, dan berbasis merit," ujar Rahman Hadi, Rabu (2/9/2026).
Salah satu terobosan konkret dari kebijakan ini adalah memindahkan penugasan ASN ke unit kerja yang lebih dekat dengan domisili dan keluarga.
Hingga kini, sebanyak 86 pegawai BKN telah dipindahkan ke lokasi yang lebih dekat dengan rumah mereka. Langkah ini dinilai efektif memangkas biaya transportasi dan akomodasi, sehingga pegawai bisa bekerja lebih optimal.
Selain penyamaan domisili, terobosan BKN meliputi penyederhanaan pengakuan gelar akademik dan profesi, kemudahan kenaikan pangkat, hingga penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi ASN berprestasi.
Transformasi ini turut ditopang oleh digitalisasi layanan. Hingga 24 Agustus 2026, BKN mencatat telah memproses 487.038 layanan kenaikan pangkat, 370.155 peremajaan data, serta 101.449 pencantuman gelar melalui platform ASN Digital yang telah menembus 1,49 miliar kunjungan.
Tak hanya itu, BKN juga menyokong pemenuhan SDM untuk berbagai program strategis Presiden, mulai dari Badan Gizi Nasional, Program Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, hingga Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Memasuki tahun 2027, BKN berkomitmen melanjutkan integrasi sistem merit, digitalisasi manajemen talenta, serta pengawasan kompetensi untuk membangun ASN yang profesional, adaptif, dan humanis.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







