Jakarta

Kondisi Lokbin Kramat Jati Jelang Diresmikan Gubernur Pramono, Pedagang Ikan Bersiap Isi Lapak

Laode Akbar | 1 September 2026, 16:18 WIB
Kondisi Lokbin Kramat Jati Jelang Diresmikan Gubernur Pramono, Pedagang Ikan Bersiap Isi Lapak
Kondisi Lokbin Kramat Jati jelang diresmikan oleh Gubernur Pramono. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai dipersiapkan untuk menampung para pedagang ikan yang sebelumnya berjualan di pinggir Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan Pasar Kramat Jati.

Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, Senin (1/9/2026), sejumlah pedagang telah mulai menempati dan menaruh berbagai perlengkapan dagangan di lapak masing-masing.

Sejumlah barang seperti ember, wadah penyimpanan ikan berbahan sterofoam, hingga perlengkapan lainnya tampak sudah berada di dalam lapak.

Baca Juga: Sosok Honda Supra X Cross 125 Rumornya Segera Menginvasi Indonesia: Desain Premium Kawin Silang Motor Bebek dan Trail yang Tampil Sporty

Para pedagang terlihat secara bertahap mempersiapkan tempat berjualan mereka menjelang pengoperasian lokbin.

Setiap lapak di lokasi tersebut juga telah dilengkapi nomor sebagai penanda bagi masing-masing pedagang.

Bangunan lokbin yang cukup luas itu terdiri atas deretan lapak berlapis keramik dan telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang.

Salah satu fasilitas umum yang tersedia di dalam kawasan tersebut adalah toilet atau WC umum untuk digunakan oleh para pedagang maupun pengunjung.

Di bagian depan kawasan, sebuah plang bertuliskan “Lokbin Kramat Jati” juga telah terpasang. Lokbin tersebut rencananya akan diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada malam hari ini.

Baca Juga: Mantap! Program Pembiayaan Bank Jakarta Bikin Keuntungan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Naik Empat Kali Lipat

Penataan dan pemindahan pedagang ikan ke Lokbin Kramat Jati menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menertibkan aktivitas perdagangan di sepanjang Jalan Raya Bogor.

Sebelumnya, para pedagang ikan berjualan di pinggir jalan depan Pasar Kramat Jati. Aktivitas tersebut menyebabkan kondisi jalan kerap basah dan licin akibat air maupun sisa kegiatan perdagangan ikan.

Persoalan tersebut menjadi sorotan setelah seorang pelajar berinisial HH (17) tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kecelakaan tersebut diduga terjadi saat korban melintasi jalan yang licin akibat aktivitas pedagang ikan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Motor Lain Cuma Bisa Liat Dari Belakang! Honda Supra X Cross 125: Desain Futuristik, Tarikan Responsif, dan Gaya Sporty Total

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, segera ditertibkan dan diarahkan masuk ke dalam pasar.

Pramono mengatakan, kondisi aktivitas perdagangan di luar pasar dapat mengganggu lalu lintas, terlebih ketika terdapat air yang membuat permukaan jalan licin.

"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono, Kamis (20/8/2026) lalu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.