Ijazah Tanpa Wisuda: Kisah Taranda, Mahasiswa UNY yang Meninggal Dunia Sebelum Merayakan Kelulusan

AKURAT JAKARTA - Selembar ijazah biasanya menjadi tanda berakhirnya perjuangan seorang mahasiswa di bangku kuliah.
Namun, bagi keluarga Taranda Finuri A'raf Habib al Furqon, ijazah itu justru menjadi pengingat bahwa perjuangan tersebut harus berakhir tanpa kehadiran sang pemilik.
Taranda merupakan wisudawan Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Ia berhasil menyelesaikan pendidikan dan menuntaskan skripsinya, tetapi tidak sempat mengambil ijazah maupun menghadiri wisuda.
Taranda meninggal dunia akibat infeksi paru-paru sebelum momen yang seharusnya menjadi perayaan kelulusannya.
Karena itu, kehadirannya di kampus untuk menerima tanda kelulusan kemudian digantikan oleh kakak sepupunya, Pramanda Arif Setiawan.
Bagi Pramanda, mengambil ijazah tersebut bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi.
Ia kembali ke tempat yang sejak awal menjadi bagian dari perjalanan pendidikan Taranda.
Pramanda memiliki hubungan yang cukup dekat dengan perjalanan pendidikan Taranda.
Ia bahkan menjadi orang yang mengantar Taranda ketika pertama kali masuk UNY.
Baca Juga: Desta Resmi Tinggalkan Vindes, Perusahaan Siapkan Babak Baru Bersama Vincent
"Saya dulu yang mengantar dia masuk UNY. Waktu mengurus berkas dan ke rektorat juga saya," tuturnya dikutip dari laman resmi UNY, Kamis (27/8/2026).
Karena pernah mendampingi Taranda ketika memulai kuliah, kedatangannya ke UNY untuk mengambil ijazah terasa berbeda.
Jika dahulu ia mengantar sepupunya untuk memulai perjalanan sebagai mahasiswa, kini ia datang kembali ketika perjalanan tersebut telah selesai.
Bedanya, kali ini Taranda tidak lagi berada di sampingnya.
Pramanda juga mengingat bagaimana kedua orang tua Taranda mendampingi putra sulung mereka selama menjalani perawatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





