PKN STAN Buka 1.000 Kursi, Tapi Salah Pilih Jalur Bisa Bikin Gagal Sejak Awal

AKURAT JAKARTA - Kesempatan masuk sekolah kedinasan PKN STAN kembali dibuka untuk lulusan SMA dan sederajat.
Tahun ini, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menyediakan 1.000 kursi melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB-PM) 2026.
Pendaftaran dibuka mulai 23 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.
Namun, calon peserta tidak bisa sekadar mendaftar dan berharap lolos.
Ada tiga jalur yang tersedia dan masing-masing memiliki karakteristik serta persyaratan berbeda.
Ketiga jalur tersebut adalah reguler, afirmasi kewilayahan, dan pembibitan.
Pemilihan jalur menjadi salah satu hal penting karena tidak semua calon peserta memiliki kesempatan untuk mendaftar pada ketiganya.
Tiga Jalur dengan Persaingan Berbeda
Jalur reguler ditujukan bagi pendaftar yang memenuhi persyaratan umum.
Sementara jalur afirmasi kewilayahan diperuntukkan bagi peserta yang memenuhi ketentuan sekaligus berasal dari wilayah afirmasi.
Baca Juga: Beasiswa Unggulan 2026 Dibuka untuk S1-S3, Jangan Lewatkan Tenggat Pendaftarannya
Adapun jalur pembibitan ditujukan bagi pendaftar yang memenuhi persyaratan umum dan berasal dari pemerintah daerah yang mengikuti jalur pembibitan.
Pembagian tersebut membuat calon peserta perlu melihat lebih dulu latar belakang dan domisilinya sebelum menentukan pilihan.
Jalur yang tersedia bukan sekadar pilihan administratif, tetapi berkaitan dengan syarat yang harus dibuktikan melalui dokumen kependudukan maupun dokumen pendidikan.
Dari total 1.000 kursi, kuota tersebar ke empat program studi.
Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik menyediakan 330 kursi yang terdiri dari 217 reguler, 50 afirmasi kewilayahan, dan 63 pembibitan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





