Kondisi Terkini Depan Pasar Kramat Jati Lokasi Pelajar Tewas Terjatuh: Pedagang Ikan Masih Tempati Kios, Belum Ada Penertiban

AKURAT JAKARTA – Kios pedagang ikan yang berada di depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, masih terlihat normal seperti biasa hingga Jumat (21/8/2026) siang.
Lokasi tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah aktivitas perdagangan ikan disebut membuat permukaan jalan licin sehingga menyebabkan kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar pada Senin (17/8/2026).
Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB, sejumlah kios atau lapak pedagang ikan masih berdiri di sisi jalan depan Pasar Kramat Jati.
Baca Juga: Menuju 70 Tahun, Astra Luncurkan Logo Spesial dan Salurkan Bantuan Gempa NTT
Para pedagang terlihat mulai mempersiapkan jualannya di depan lapak dengan sejumlah peralatan dan perlengkapan dagang berada di sekitar kios.
Kondisi jalan di sekitar lapak juga masih terlihat basah dan terdapat genangan air di beberapa bagian.
Sementara itu, arus lalu lintas di depan pasar tetap dipadati kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil, hingga bus Transjakarta.
Sebelumnya, seorang pelajar berinisial HH (17) tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
HH saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat dari arah utara menuju selatan.
Kecelakaan tersebut kemudian menjadi sorotan lantaran lokasi kejadian berada di kawasan yang terdapat aktivitas pedagang ikan.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, segera ditertibkan dan diarahkan masuk ke dalam pasar.
Pramono mengatakan, kondisi aktivitas perdagangan di luar pasar dapat mengganggu lalu lintas, terlebih ketika terdapat air yang membuat permukaan jalan licin.
"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono, Kamis (20/8/2026) kemarin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




