Jakarta

Pernah Dapat Nilai C di Harvard, Wamendiktisaintek Stella Christie Justru Menemukan Jalan yang Tepat

Anggerhana Denni Rahmawati | 15 Agustus 2026, 16:45 WIB
Pernah Dapat Nilai C di Harvard, Wamendiktisaintek Stella Christie Justru Menemukan Jalan yang Tepat
Stella Christie pernah gagal di Harvard, nilai C yang pernah ia dapat malah mengubah arah hidupnya. - Instagram @prof.stellachristie

AKURAT JAKARTA - Nilai C mungkin menjadi sesuatu yang membuat mahasiswa cemas, apalagi jika diperoleh di salah satu universitas ternama dunia.

Namun, bagi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie, satu nilai C justru menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikannya.

Pengalaman tersebut dibagikan Stella saat menjadi pembicara dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (PKKMB UPNVJ) 2026, Senin (10/8/2026).

Di hadapan mahasiswa baru, Stella tidak hanya berbicara mengenai kesuksesan akademik.

Ia justru membuka cerita tentang kegagalan yang pernah dialaminya ketika menempuh pendidikan sarjana di Harvard University, Amerika Serikat.

Stella mengaku pernah memperoleh nilai C dalam mata kuliah kimia organik atau organic chemistry.

Nilai tersebut didapat ketika ia sedang mencoba mengejar salah satu pilihan karier yang sempat menarik perhatiannya.

Ingin Jadi Dokter, Berujung Dapat C

Perjalanan pendidikan Stella ternyata tidak selalu mengikuti satu garis lurus.

Sebelum akhirnya menekuni bidang ilmu kognitif, ia sempat memiliki cita-cita menjadi ekonom.

Baca Juga: Kisah di Balik Kehadiran Risky di Sidang Tahunan MPR: Dari Putus Sekolah hingga Sekolah Rakyat

Namun, pada tahun kedua kuliah, pikirannya berubah.

Stella mulai mempertimbangkan profesi dokter sebagai pilihan masa depan.

"Saya pengen banget jadi dokter setelah mau jadi ekonom terus enggak jadi, terus sempat berpikiran mau jadi dokter," ujarnya.

Persoalannya, Harvard University tidak menyediakan pendidikan kedokteran langsung pada jenjang sarjana.

Mahasiswa yang ingin menuju sekolah kedokteran harus menjalani program pre-medical dan mengambil mata kuliah pendukung.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.