Jakarta

Akses ke Lahan Bekas TPS Liar Kramat Jati Ditutup Total, Dijaga dan Diawasi Personel Satpol PP DKI

Laode Akbar | 12 Agustus 2026, 14:07 WIB
Akses ke Lahan Bekas TPS Liar Kramat Jati Ditutup Total, Dijaga dan Diawasi Personel Satpol PP DKI
TPS liar di Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur yang terbakar dan menewaskan satu petugas damkar (@dewinin20)

AKURAT JAKARTA – Sebanyak enam personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kramat Jati dikerahkan untuk mengawasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di Jalan Penggilingan Baru RT 13/03, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah kembali maraknya pembuangan sampah secara liar di lokasi tersebut.

Kepala Satpol PP Kecamatan Kramat Jati, Endharwanto, mengatakan, pengawasan dilakukan sesuai arahan pimpinan sebagai langkah antisipatif agar lahan tersebut tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah.

Baca Juga: Land Cruiser 300 HEV Buktikan SUV Premium Bertenaga Tetap Ramah Lingkungan Berkat Badge Beyond Zero dan Mode Full EV

"Kita masih terus lakukan pengawasan di lokasi, termasuk pada malam hari. Sejauh ini tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke lahan kosong tersebut," ujar Endharwanto, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, kondisi di lokasi saat ini relatif terkendali. Selain menempatkan personel untuk melakukan pengawasan, akses kendaraan menuju lahan kosong tersebut juga telah diputus.

Penutupan akses dilakukan dengan membongkar papan yang sebelumnya digunakan sebagai jalur kendaraan untuk melintasi saluran air.

Dengan begitu, kendaraan yang membawa sampah tidak lagi dapat masuk ke area lahan kosong.

"Akses ini sudah dibongkar agar kendaraan tidak lagi memiliki jalur untuk masuk ke lahan kosong," katanya.

Baca Juga: Mengupas Teknologi Safety Toyota Safety Sense 3.0 di Land Cruiser 300 HEV, SUV Mewah Tangguh yang Makin Pintar

Pengawasan tersebut dilakukan setelah sebelumnya terjadi penumpukan sampah dalam jumlah cukup signifikan di lokasi. Lahan itu juga sempat mengalami kebakaran pada Sabtu (1/8).

Seiring akses masuk yang telah ditutup dan pengawasan diperketat, proses pengangkutan sampah dari lahan tersebut kini juga dihentikan.

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, mengatakan pengangkutan terakhir dilakukan pada Kamis (6/8). Sebelumnya, pengangkutan berlangsung sejak Senin (3/8).

"Pengangkutan sampah sudah kita stop sejak Kamis pekan lalu. Alat berat juga sudah tidak ada di lokasi," ujarnya.

Selama proses penanganan tersebut, sebanyak 43 truk atau 43 rit sampah berhasil diangkut dari lahan kosong tersebut. Setiap truk memiliki kapasitas sekitar enam meter kubik dengan muatan berkisar tiga hingga lima ton.

Baca Juga: Gebyar UMKM Tangerang Gemilang, BPR Kerta Raharja Sosialisasi Kredit Mikro dengan Bunga Ringan di Pasar Tigaraksa

Dwi menjelaskan, dari 43 rit sampah yang diangkut, sebanyak delapan truk berisi sampah residu dibawa ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Sementara sampah berupa kayu, batang pohon, dan material sejenis lainnya dibawa ke Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS) di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.