Strategi Lolos Sekolah Kedinasan 2026, Cek Kampus yang Persaingannya Tak Seramai STAN dan STIN

AKURAT JAKARTA - Sekolah Kedinasan 2026 mulai menjadi topik yang banyak dicari calon peserta yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus berpeluang menjadi aparatur negara.
Menjelang pembukaan Sekolah Kedinasan 2026, banyak calon taruna mulai mencari strategi agar peluang lolos seleksi semakin besar.
Salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah mempelajari data jumlah pendaftar pada seleksi tahun sebelumnya untuk melihat tingkat persaingan di setiap kampus.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memberi sinyal bahwa rekrutmen sekolah kedinasan akan kembali digelar.
Kondisi ini membuat banyak peserta mulai menyusun pilihan sejak dini, mengingat setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar ke satu sekolah kedinasan.
Melihat statistik pendaftar memang tidak menjamin kelulusan.
Namun, data tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kampus yang sesuai dengan peluang, kemampuan, serta minat yang kamu miliki.
Berdasarkan data seleksi sekolah kedinasan 2025, Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) menjadi salah satu kampus dengan jumlah pelamar yang relatif rendah dibandingkan sekolah kedinasan lain.
Tercatat sebanyak 2.632 orang melakukan pendaftaran, sementara 2.295 peserta menyelesaikan proses hingga tahap submit.
Jumlah tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Baca Juga: Masih Banyak yang Belum Tahu, Peserta Paket C Ternyata Ikut TKA 2026
Pada seleksi 2025, STIN menerima 7.563 pendaftar dan sebanyak 7.400 peserta telah menyelesaikan proses pengiriman lamaran secara lengkap.
Sementara itu, sebagian besar sekolah kedinasan lainnya justru memiliki jumlah peminat di atas 10 ribu orang.
Persaingan paling ketat kembali terjadi di Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN).
Kampus tersebut mencatat lebih dari 45 ribu pendaftar, dengan lebih dari 44 ribu peserta berhasil menuntaskan proses pendaftaran.
Secara keseluruhan, minat masyarakat terhadap sekolah kedinasan masih sangat tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





