Jakarta

Bukan Sekadar Jurusan Baru, S1 Teknik Logistik UPNVJ Hadir Menjawab Kebutuhan Industri

Anggerhana Denni Rahmawati | 2 Agustus 2026, 18:30 WIB
Bukan Sekadar Jurusan Baru, S1 Teknik Logistik UPNVJ Hadir Menjawab Kebutuhan Industri
UPNVJ membuka jurusan baru dengan prospek kerja yang luas. - Instagram @upnveteranjakarta

AKURAT JAKARTA - Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce, distribusi barang, dan digitalisasi rantai pasok, kebutuhan tenaga ahli logistik terus meningkat.

Melihat perubahan tersebut, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jakarta resmi membuka Program Studi S1 Teknik Logistik, yang langsung menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026.

Pembukaan program studi ini bukan sekadar menambah pilihan jurusan.

Kehadirannya menjadi respons terhadap kebutuhan industri yang semakin membutuhkan lulusan dengan kemampuan mengelola sistem logistik secara efisien, mulai dari distribusi barang hingga pemanfaatan teknologi digital.

UPNVJ membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri Khusus S1 Teknik Logistik Non Tes.

Pendaftaran berlangsung hingga 4 Agustus 2026, dengan seleksi menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan kuota sebanyak 35 mahasiswa.

Artinya, hanya peserta yang mengikuti UTBK-SNBT 2026 yang dapat mengikuti jalur seleksi ini.

Selain itu, pendaftar juga hanya diperbolehkan memilih Program Studi S1 Teknik Logistik.

Calon mahasiswa diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp375 ribu melalui bank mitra sebelum melanjutkan proses pengisian data, mengunggah dokumen, memilih besaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI), hingga melakukan finalisasi pendaftaran.

UPNVJ membagi besaran IPI ke dalam tiga kelompok, yakni Rp25 juta, Rp30 juta, dan Rp35 juta.

Baca Juga: UI Ubah Program Vokasi Jadi Sekolah Vokasi, Ternyata Dampaknya Lebih Besar dari Sekadar Ganti Nama

Sementara itu, Uang Kuliah Tunggal (UKT) ditetapkan dalam delapan kelompok, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp11,9 juta per semester.

Yang membuat prodi ini menarik adalah fokus pembelajarannya yang disesuaikan dengan perkembangan industri saat ini.

Mahasiswa akan mempelajari dua bidang utama, yaitu urban logistics, yang berfokus pada rekayasa sistem logistik di kawasan perkotaan, serta digital logistics, yang memanfaatkan teknologi untuk membuat proses distribusi barang dan informasi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

Lulusan S1 Teknik Logistik diproyeksikan memiliki peluang berkarier di berbagai sektor, mulai dari perusahaan logistik nasional maupun global, industri manufaktur, e-commerce, pelabuhan, distribusi, hingga instansi pemerintah dan perusahaan konsultan.

Bagi peserta UTBK-SNBT 2026 yang masih ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, pembukaan prodi baru ini menjadi kesempatan tambahan untuk memperoleh kursi kuliah di bidang yang memiliki prospek kerja luas.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.