Curhat Pedagang Kaki Lima Usai Nobar Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng: Banyak Orang, Tapi Sepi Pembeli

AKURAT JAKARTA – Riuh sorak-sorai penonton nobar pertandingan Final Piala Dunia 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7) dini hari, telah usai.
Siang ini, Senin (20/7), suasana megah itu menguap, menyisakan deru mesin pekerja yang mulai membongkar panggung di bawah terik matahari Jakarta.
Di sudut luar pagar taman, sepinya suasana pasca pesta sangat dirasakan oleh para pedagang kecil. Salah satunya adalah seorang penjual mie ayam keliling anonim yang tampak lesu menunggu pembeli di pinggir jalan.
Bagi pedagang paruh baya ini, ramainya acara besar semalam ternyata tidak serta-merta membawa berkah omzet yang melimpah.
"Nggak juga sih (banyak yang beli semalam), rata-rata pedagang kaki lima juga (yang ramai berkumpul)," ujarnya lirih saat ditemui di lokasi, Senin siang.
Kondisi siang yang berangsur lengang membuat dirinya bersiap untuk membereskan gerobak lebih awal. Udara panas dan tidak adanya pengunjung memaksa dia untuk realistis.
"Ya ini, tahu sendiri (sepi). Paling entar lagi juga pulang. Lagian udah nggak ada orang," sambungnya.
Meski begitu, ia tidak mau menyerah pada keadaan. Demi menyambung hidup dan menyiasati sepinya pembeli mie ayam seperti siang ini, ia langsung beralih profesi menjadi pengemudi ojek online begitu beres berdagang.
"Selain di sini jualan... Nge-Grab," pungkasnya singkat sebelum kembali merapikan mangkuk di gerobaknya.
Pesta bola boleh saja menyisakan kegembiraan bagi warga Jakarta. Namun bagi pekerja informal di pinggir jalan, berakhirnya pesta berarti kembalinya realita untuk terus bertahan hidup di tengah ketidakpastian kota. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




