Dari Desa di Tepi Waduk Kedungombo, Kisah Ibrahim Bocah SD Boyolali Buktikan Belajar Mandiri Bisa Tembus NASA

AKURAT JAKARTA - Tidak semua prestasi lahir dari sekolah dengan laboratorium canggih atau akses teknologi yang lengkap.
Kisah Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD Negeri 3 Genengsari, Boyolali, menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan semangat belajar dapat membuka jalan menuju pengakuan dunia.
Bocah berusia 11 tahun itu berhasil menerima surat apresiasi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah melaporkan temuan celah keamanan pada sistem publik lembaga antariksa Amerika Serikat.
Pencapaian tersebut terasa istimewa karena Ibra berasal dari desa di kawasan pinggiran Waduk Kedungombo, jauh dari pusat kota maupun lingkungan yang identik dengan industri teknologi.
Perjalanan itu berawal dari kebiasaan bermain gim di telepon genggam.
Alih-alih melarang, sang ayah justru mengajak Ibra mencoba membuat gim sendiri.
Dari situlah ketertarikannya terhadap dunia pemrograman mulai tumbuh.
Sejak kelas 4 SD, Ibra belajar secara autodidak melalui video di YouTube, berbagai sumber di internet, hingga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai pendamping belajar.
Dalam beberapa bulan terakhir, fokusnya beralih ke bidang keamanan siber.
Menariknya, kemampuan tersebut tidak diperoleh melalui kursus khusus.
Baca Juga: PIK Ubah Cara Pandang Liburan, Wisata Tanpa Harus Mengorbankan Waktu Beribadah
=====
Bahkan sang ayah yang memiliki latar belakang teknologi informasi mengaku tidak memiliki keahlian di bidang keamanan siber sehingga Ibra benar-benar membangun pengetahuannya secara mandiri.
Dukungan keluarga diberikan sesuai kemampuan.
Berawal dari belajar menggunakan telepon genggam, kemudian komputer bekas, hingga akhirnya memiliki laptop untuk mendukung proses belajarnya.
Kisah Ibra menjadi contoh bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara anak belajar.
Kini, akses terhadap ilmu pengetahuan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada lokasi atau fasilitas sekolah, tetapi juga pada kemauan untuk terus belajar dan memanfaatkan sumber belajar digital secara positif.
Prestasi yang diraih Ibra sekaligus menjadi pengingat bahwa talenta-talenta digital dapat lahir dari mana saja, termasuk dari desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk pusat teknologi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


