Jakarta

Menkeu Purbaya: 80 Persen Beasiswa LPDP Tahun 2026 Difokuskan pada STEM dan Industri Strategis

M Rahman Akurat | 28 Juni 2026, 18:35 WIB
Menkeu Purbaya: 80 Persen Beasiswa LPDP Tahun 2026 Difokuskan pada STEM dan Industri Strategis
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.

AKURAT JAKARTA — Pemerintah mengambil langkah besar dalam transformasi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Pada tahun 2026, sebanyak 80 persen alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan difokuskan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta industri strategis.

Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga: Sadis! Tiga Pria Disekap Selama Tiga Pekan di Percetakan Senen, Kaki Diborgol dan Dirantai, Orang Tua Korban Diperas Puluhan Juta

Anggaran APBN untuk Kemandirian Ekonomi

Menkeu Purbaya mengklaim bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan diarahkan sebagai instrumen utama dalam memperkuat struktur ekonomi.

Fokus utamanya adalah pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, serta industrialisasi yang berbasis pada talenta lokal.

Pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Dengan kondisi fiskal yang kuat, APBN diharapkan mampu menjalankan dua fungsi utama, yaitu:

  1. Instrumen stabilisasi ekonomi di tengah ketidakpastian global.

  2. Motor penggerak produktivitas, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional," ujar Purbaya.

Baca Juga: Resmi! Iran dan Korsel Tersingkir, Ini Daftar 32 Tim yang Lolos Babak Gugur Piala Dunia 2026 Lengkap dengan Jadwal Pertandingannya

Target Indonesia Emas 2045

Kolaborasi kuat antara akademisi, periset, dan pelaku industri dinilai menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi besar nasional.

Pemerintah menargetkan Indonesia mampu menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.

"Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya wirausaha dan perusahaan rintisan berbasis inovasi," ungkap Purbaya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.