Menkeu Purbaya: 80 Persen Beasiswa LPDP Tahun 2026 Difokuskan pada STEM dan Industri Strategis

AKURAT JAKARTA — Pemerintah mengambil langkah besar dalam transformasi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Pada tahun 2026, sebanyak 80 persen alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan difokuskan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta industri strategis.
Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Anggaran APBN untuk Kemandirian Ekonomi
Menkeu Purbaya mengklaim bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan diarahkan sebagai instrumen utama dalam memperkuat struktur ekonomi.
Fokus utamanya adalah pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, serta industrialisasi yang berbasis pada talenta lokal.
Pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Dengan kondisi fiskal yang kuat, APBN diharapkan mampu menjalankan dua fungsi utama, yaitu:
Instrumen stabilisasi ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Motor penggerak produktivitas, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional," ujar Purbaya.
Target Indonesia Emas 2045
Kolaborasi kuat antara akademisi, periset, dan pelaku industri dinilai menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi besar nasional.
Pemerintah menargetkan Indonesia mampu menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.
"Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya wirausaha dan perusahaan rintisan berbasis inovasi," ungkap Purbaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


