Jakarta

Waspada! Hantavirus Sedang Mewabah: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penyakit Infeksi Mematikan yang Dibawa Tikus Ini

M Rahman Akurat | 10 Mei 2026, 11:26 WIB
Waspada! Hantavirus Sedang Mewabah: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penyakit Infeksi Mematikan yang Dibawa Tikus Ini
Ilustrasi - Kenali gejala Hantavirus

AKURAT JAKARTA – Masyarakat global kembali diminta meningkatkan kewaspadaan setelah laporan terbaru mengenai kemunculan Hantavirus.

Virus yang ditularkan melalui hewan pengerat ini kembali menjadi sorotan dunia setelah ditemukan kasus infeksi serius di sejumlah wilayah, termasuk insiden fatal di atas kapal pesiar.

Meski sudah dikenal sejak tahun 1950-an, kemunculan kembali virus ini memicu peringatan dari organisasi kesehatan internasional.

Baca Juga: Prediksi Persija vs Persib Sore Ini: Duel El Clasico Indonesia di Samarinda Dipimpin Wasit Asal Uzbekistan, Ini Profilnya!

Masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan guna menekan risiko penularan.

Tragedi Kapal Pesiar MV Hondius: 3 Penumpang Meninggal Dunia

Kasus Hantavirus terbaru yang mengejutkan publik terjadi di kapal pesiar MV Hondius.

Melansir laporan dari World Health Organization (WHO) via Al Jazeera, tiga orang dilaporkan meninggal dunia saat kapal sedang berlayar di Samudra Atlantik pada Minggu, 3 Mei 2026.

Kapal tersebut diketahui melakukan perjalanan dari Ushuaia, Argentina, menuju Cape Verde.

WHO mengonfirmasi total ada enam orang yang terdampak dalam insiden ini, yaitu 3 orang meninggal dunia, satu orang dirawat intensif di Afrika Selatan, dan 2 orang lainnya dalam pemantauan medis.

Pihak WHO saat ini tengah melakukan investigasi epidemiologis dan pengujian laboratorium menyeluruh terhadap kru serta penumpang untuk memastikan sumber penularan di atas kapal tersebut.

Baca Juga: BBM Naik? BYD Atto 2 Ketawa! Konsumsi Energi Super Irit Jarak Tempuh 410 KM, Tapi Tenaga Tetap Responsif Berkat Torsi 290 Nm!

Gejala Hantavirus: Dari Flu Ringan hingga Gagal Ginjal

Pada fase awal, gejala Hantavirus seringkali mengecoh karena sangat mirip dengan flu biasa atau infeksi virus lainnya.

Penderita biasanya akan merasakan gejala seperti demam dan sakit kepala, batuk dan sesak napas, nyeri sendi dan tubuh terasa lemas, mual, muntah, atau diare.

Namun, Anda tidak boleh meremehkan kondisi ini. Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat berkembang menjadi komplikasi serius yang mengancam nyawa, seperti pendarahan internal, gagal ginjal akut, penurunan kesadaran hingga kematian.

Baca Juga: Prediksi Skor Koln vs Heidenheim di Bundesliga, 10 Mei 2026: Tuan Rumah Kejar Tiket Aman

Cara Mencegah Penularan Hantavirus

Tikus merupakan pembawa utama (host) virus ini. Penularan biasanya terjadi melalui kontak dengan urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi.

Berikut adalah langkah pencegahan yang direkomendasikan untuk melindungi diri dan keluarga:

  • Basmi Tikus di Lingkungan Rumah: Pastikan tidak ada celah bagi tikus untuk bersarang di dalam rumah.

  • Jaga Kebersihan Area Lembap: Rutin membersihkan gudang, dapur, dan area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan pengerat.

  • Rajin Mencuci Tangan: Selalu gunakan sabun setelah beraktivitas di luar atau setelah membersihkan area yang kotor.

  • Tingkatkan Imunitas: Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan rutin berolahraga.

  • Deteksi Dini: Jika mengalami demam selama 2-5 hari disertai nyeri tubuh yang hebat, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga: Konser Westlife Siap Guncang GBK Januari 2027, Cek Harga Tiket dan Jadwal War!

Peningkatan kewaspadaan dan penanganan medis yang cepat adalah kunci utama untuk menghindari komplikasi fatal akibat Hantavirus. Tetap jaga kebersihan dan pantau informasi kesehatan terkini. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.