Mulai Berjalan Hari Ini, Sekolah Rakyat Beri Harapan Anak Keluarga Miskin untuk Mengenyam Pendidikan

AKURAT JAKARTA - Hari pertama sekolah, pemerintah telah mengoperasikan Sekolah Rakyat diberbagai titik demi mewujudkan kesetaraan dalam mendukung anak-anak tumbuh cerdas.
Menteri Sosial, Gus Ipul menyebut adanya sekolah rakyat diharapkan mampu memberi kesempatan dan menghilangkan kesenjangan yang timpang.
"Sekolah Rakyat mengedepankan kesetaraan kesempatan, bukan kesenjangan sosial, menumbuhkan solidaritas, bukan kompetisi yang timpang. Sekolah Rakyat melahirkan pemungkin-pemungkin baru, mereka yang tidak harus sama dengan nasib orang tuanya," kata Mensos Gus Ipul mengutip dari ANTARA.
Baca Juga: Digelar 14 Hari Kedepan, Operasi Patuh Akan Menyasar Pengemudi di Bawah Umur
Tak hanya itu, Gus Ipul juga menambahkan bahwa Kementerian Sosial siap mendukung anak-anak untuk tumbuh cerdas bersama dan setara.
"Sekolah Rakyat mendorong kecerdasan kolektif, bukan individualisme sempit," katanya lagi.
Bahkan, ia juga menjelaskan trilogi sekolah rakyat yang sebelumnya sudah dirumuskan para formatur.
Baca Juga: Siap-siap Ambyar! Konser Gratis Denny Caknan di Jepara Besok, Catat Lokasinya di Sini
Pertama memuliakan masyarakat kecil, kedua menjangkau yang belum terjangkau dan yang ketiga memungkinkan yang tidak mungkin.
Sebelumnya, sekolah rakyat digagas oleh Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memberikan akses Pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak yang terlahir dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Langkah ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan lewat Pendidikan.
Tentunya dengan memberikan fasilitas sekolah gratis dijenjang SD, SMP dan SMA.
Adapun dalam praktiknya, seluruh siswa akan mengikuti pelajaran formal di siang hari dan penguatan Pendidikan karakter di malam hari.
Dengan memberikan nilai-nilai kegamaan,kepemimpinan dan keterampilan hidup sebagai hal utama dalam kurikulumnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








