Jakarta

Detik-Detik Brando Susanto, Anggota Komisi C DPRD DKI yang Ambruk dan Meninggal di Hadapan Kader PDIP

Zainal Abidin | 28 April 2025, 12:45 WIB
Detik-Detik Brando Susanto, Anggota Komisi C DPRD DKI yang Ambruk dan Meninggal di Hadapan Kader PDIP

AKURAT JAKARTA - Dunia politik Jakarta tengah dirundung duka mendalam.

Brando Susanto, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, dikabarkan meninggal dunia setelah ambruk saat tengah memberikan sambutan di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Minggu (27/4/2025).

Peristiwa tragis ini terjadi dalam acara halal bihalal yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Jakarta, di mana Brando Susanto menjabat sebagai Ketua Panitia.

Baca Juga: Cak Lontong Resmi Jadi Komisaris Ancol, Ini Segudang Tugas Berat yang Menantinya

Momen pilu bermula ketika Brando Susanto berdiri di atas panggung untuk menyampaikan sambutannya di hadapan kader dan simpatisan PDIP.

Di tengah pidatonya, Brando tiba-tiba jatuh pingsan, mengejutkan semua yang hadir.

Petugas medis yang berjaga langsung sigap membawanya ke RS Columbia Asia Pulomas untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Baca Juga: Ini Kata Wamensesneg Soal Usulan Kota Solo Jadi Daerah Istimewa

Namun, meskipun telah dilakukan upaya penyelamatan, nyawa Brando tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Brando Susanto saat acara di Velodrome disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang juga hadir dalam acara tersebut.

"Teman kita, Ketua panitia kita, yang baru saja kita saksikan bersama saat memberikan sambutan, saya baru mendapat kabar bahwa sahabat kita Brando telah meninggal dunia," ujar Pram dengan suara bergetar.

Baca Juga: Jangan Sampai Kena Tilang Diam-Diam! Ini Cara Mudah Cek ETLE Online

Dalam suasana yang penuh kesedihan, Pramono mengajak seluruh peserta acara untuk mendoakan kepergian almarhum.

"Mari kita panjatkan doa, semoga saudara Brando diterima di surga atas segala amal baik yang telah ia lakukan. Ini adalah duka kita bersama," tambahnya.

Meski suasana berubah menjadi haru, Pramono tetap mengingatkan bahwa semangat Brando dalam mengabdi hingga detik-detik terakhir patut dijadikan contoh.

Baca Juga: Belasan Ribu Ijazah Tertahan, Pemprov DKI Siapkan Dana Hingga Rp500 Juta untuk Menebusnya

"Kita tidak boleh menyerah, kita harus terus bekerja. Apa yang telah dilakukan sahabat kita Brando menjadi contoh nyata, bahwa kita harus mengabdi sampai akhir hayat," tegasnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas dedikasi Brando selama ini dalam membangun Jakarta.

Setelah dinyatakan wafat, jenazah Brando dibawa ke Rumah Duka Carolus, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Meski Dikritik AS, Layanan QRIS Bakal Bisa Dipakai di 4 Negara Baru

Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Ady Widjaja, menyampaikan bahwa jenazah disemayamkan di ruang C dan D, tempat para pelayat mulai berdatangan.

Sejumlah tokoh PDIP seperti Ronny Talapessy, Pandapotan Sinaga, hingga Hilda Kusuma Dewi tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian Brando Susanto.

Baca Juga: Konser Gratis Malam Ini! Ada Voice of Baceprot hingga Endah n Rhesa di Lapangan Banteng Jakarta, Simak Line Up JBS 2025

Jadwal pemakamannya pun masih menunggu keputusan dari pihak keluarga. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.