Halte Transjakarta Punya Fasilitas Baru Health Center, Fokus Tangani Kesehatan Mental Penumpang Busway

AKURAT JAKARTA - Transjakarta bersinergi dengan Universitas Indonesia (UI) menghadirkan fasilitas baru yang bisa dinikmati pelanggan yakni, health center (pusat kesehatan) di Halte dan sistem Pembayaran Digital Tiket di aplikasi TJ: Transjakarta.
Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta, Nasrudin Djoko Surjono mengatakan, terobosan ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan Transjakarta.
Ia berharap, inovasi besar ini mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Kami dari Pemprov DKI sangat antusias karena terobosan yang dilakukan oleh pak Dirut (Transjakarta) memang out of the box. Jadi beyond ekspetasi saya, biasanya kan hanya transportasi bus. Kami harap kerja sama ini langkah maju dalam komitmen memberikan manfaat besar bagi kebutuhan transportasi dan gaya hidup di Jakarta,” ujar Nasruddin di Halte Tosari, Jakarta Pusat.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza menyampaikan, kerja sama ini dilakukan dengan pendekatan value for value.
Ia menjelaskan, salah satu bentuk kerja sama yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah menjadikan Halte Thamrin sebagai halte percontohan pertama yang akan dibangun health center dengan fokusnya kesehatan mental (mental health).
Baca Juga: JANGAN LEWATKAN! Besok Konser Gratis Dewa 19 di Surabaya, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini.
“Jadi menawarkan nilai, nanti mendapatkan keuntungan finansial dan keuntungan itu akan dikembalikan kepada pelanggan. Transjakarta jadi salah satu contoh social enterprice di mana keuntungannya akan kita kembalikan berupa benefit kepada pelanggan,” kata Welfizon.
Ia mengatakan, kerja sama lainnya yang juga dilakukan yakni merambah dunia digital. Sebagai terobosan awal adalah sistem payment pada aplikasi TJ: Transjakarta.
“Nanti akan hadir pembayaran Tije Pay yang rencananya akan diluncurkan pada September 2024 mendatang,” ucapnya.
Wakil Rektor Bidang Aset dan SDM Universitas Indonesia, Dedi Priadi berharap kerja sama ini bisa menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan sesuai dengan program Transjakarta Bersih, Berdaya, Bestari.
"Selain mengembangkan ekosistem riset kita, diharapkan juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta. Sinergi ini akan mendorong nilai korporasi yang positif dan memberikan dampak langsung untuk target pembangunan yang berkelanjutan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





