Erick Thohir Bersyukur dan Apresiasi BRI Jadi Satu dari 4 BUMN Masuk Forbes Global 2000 Tahun 2024: Semangat Terus Membangun Indonesia!

AKURAT JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir, mengucapkan syukur atas prestasi yang diraih oleh empat BUMN Indonesia, karena masuk dalam Forbes Global 2000 tahun 2024.
"Alhamdulillah empat perusahaan BUMN yaitu BRI, Bank Mandiri, Telkom Indonesia dan BNI berhasil masuk dalam Forbes Global 2000 tahun 2024," dikutip dari Instagram resmi miliknya @erickthohir.
"Forbes Global 2000 adalah daftar 2.000 perusahaan publik dengan penjualan, laba, aset dan nilai pasar terbesar dari seluruh dunia yang dikeluarkan oleh majalah Forbes," lanjutnya.
Erick bangga, karena dengan masuknya 4 BUMN ke dalam Forbes Global 2000 tahun 2024 menunjukkan bahwa ada pengakuan dunia internasional atas kebesaran perusahaan milik pemerintah.
"Ini adalah pengakuan dunia internasional yang membuktikan BUMN bisa menjadi perusahaan yang mendunia," katanya.
BRI menempati peringkat ke-308 dalam Forbes 2000 tahun 2024 unggul dari beberapa perusahaan global seperti Starbucks (319), Repsol (332), Renault (340), Uber (346), Vodafone (349), HP (362).
"Semangat terus membangun Indonesia," pungkas Erick Thahir dalam status instagramnya.
Sebelumnya, Forbes Internasional, media keuangan dan ekonomi terkemuka di dunia, menerbitkan daftar perusahaan terbesar dunia, Forbes Global 2000 tahun 2024, pada Kamis (13/06) di New York.
The Global 2000 berisikan 2000 perusahaan terbesar di dunia berdasarkan sales (penjualan), profit (laba), asset (aset), dan market value (nilai pasar) dengan keempat variabel diberi bobot yang sama.
Mengutip situs resmi Forbes Internasional, dari 2000 perusahaan di seluruh dunia yang masuk dalam daftar tersebut, terdapat 9 perusahaan berasal dari Indonesia.
Dari 9 perusahaan itu, 4 di antaranya adalah BUMN. Hebatnya, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menduduki peringkat teratas dari 9 perusahaan Indonesia tersebut.
BRI menduduki peringkat 308 dunia, Mandiri (373), BCA (457), Telkom Indonesia (912), BNI (944), Bayan Resources (1.194), Chandra Asri Petrochemical (1.591), Amman Mineral (1.605) dan Adaro Energy (1.738).
“Daftar tahunan Forbes The Global 2000 mencerminkan perusahaan global terbesar yang menggerakkan pasar, serta industri yang sedang tumbuh dan menjadi tren,” kata Hank Tucker, staf penulis Forbes.
“Daftar tahun ini menunjukkan bagaimana pasar global terintegrasi satu sama lain dan tren kecerdasan buatan yang berkelanjutan seiring berkembang dicerminkan dari naiknya peringkat perusahaan semikonduktor,” imbuh Hans.
Apabila dilihat secara umum, BRI mencatatkan sales sebesar $14,95 milyar, profit $3,6 milyar, assets $125,45 milyar dan market value $46,5 milyar.
Keberhasilan BRI menduduki peringkat 308 tercatat lebih baik dibandingkan perusahaan multinasional lain seperti Starbucks, Renault, Nissan Motor, Uber, Vodafone, HP dan Softbank.
Untuk daftar tahun ini mencakup data kinerja perusahaan 12 bulan terakhir hingga 17 Mei 2024.
2000 perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut secara kolektif memiliki nilai pasar sebesar $88 triliun, mengalami peningkatan nilai pasar sebesar 19%, dan membukukan rekor pendapatan sebesar $51,7 triliun, laba $4,5 triliun dan aset $238 triliun.
Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan apresiasi dan rasa bangga atas pengakuan dari Forbes Internasional utamanya ketika perseroan menghadapi kondisi ekonomi global yang penuh dengan tantangan.
“Sekali lagi dunia internasional mengakui kinerja positif BRI, dan kiprah BRI sebagai perusahaan BUMN mampu untuk terus memberikan pengaruh secara global,” ujar Sunarso. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









