Jakarta

Daerah di Magelang Ini Disebut Desa Nepal Van Java, Kenapa? Berikut Cerita Relawan PNM Mekaar Membangun Asa Warga Dusun Butuh

Sastra Yudha | 2 Juni 2024, 18:35 WIB
Daerah di Magelang Ini Disebut Desa Nepal Van Java, Kenapa? Berikut Cerita Relawan PNM Mekaar  Membangun Asa Warga Dusun Butuh

AKURAT JAKARTA – Salah satu dusun di Temanggung, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini terkenal dengan sebutan Nepal Van Java.

Hal tersebut karena suasana di desa tersebut yang masih alami dan sangat asri. Selain itu, daerah tersebut juga menghadirkan ragam keunikan, seperti di Negara Nepal.

Daerah yang dijuluki Nepal Van Java tersebut adalah Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pasalnya, banyak rumah warga yang mendiami lereng Gunung Sumbing sehingga membuat desa kecil ini terlihat seperti Negara Nepal.

Baca Juga: Hallo Deobi! The Boyz Bakal Konser di Senayan pada 24 Agustus 2024, Siap-siap Nabung dari Sekarang Buat Beli Tiketnya

Meski terletak di lereng gunung, Dusun Butuh menyimpan berbagai potensi sumber daya alam dan wisata alami yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Dalam rangka menggali potensi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Program Relawan Bakti BUMN (RBB) menghadirkan pelatihan kepada para nasabah Mekaar.

Account Officer PNM Unit Kaliangkrik, Ulys Oktaviani, menjadi salah seorang Relawan Bakti BUMN yang turut berkontribusi terhadap kesejahteraan warga Desa Butuh.

Setahun menjadi relawan di sana, Ulys mengaku senang, karena dapat membantu permodalan usaha warga Desa Butuh.

"Karena setiap hari saya berkunjung ke nasabah, berinteraksi sama nasabah, jadi saya sudah dekat sekali sama nasabahnya. Terus saya dengan ikhlas dan senang melakukan penagihan pembiayaan, khususnya setiap minggu," katanya.

"Alhamdulillah untuk nasabah juga dikasih kelancaran untuk pembiayaan ke PNM. Jadi, saya senang dan bersyukur, karena nasabah saya sudah lancar pembayarannya dan diberikan kemudahan untuk usahanya," sambung Ulys.

Selain permodalan, Ulys bercerita, PNM juga memberikan pelatihan dan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan warga Desa Butuh. Salah satunya adalah mesin pengolah sampah.

"Untuk fasilitas yang diberikan PNM kepada nasabah Mekaar itu berupa pelatihan setiap tiga bulan sekali, khususnya untuk nasabah-nasabah PNM Mekaar," jelasnya.

"Selain itu, PNM Mekaar juga memberikan mesin pengolah sampah khususnya buat ibu-ibu nasabah Mekaar di Dusun Butuh," lanjutnya.

Baca Juga: PEMBERITAHUAN! Girl Grup Korea AESPA Bakal Konser di Jakarta Pada 24 Agustus 2024, Segini Harga Tiketnya, Paling Murah Rp 1.3 Juta

Tak hanya itu, PNM juga memberikan Ruang Pintar sebagai sarana belajar untuk anak-anak di Dusun Butuh.

"PNM juga memberikan fasilitas Ruang Pintar, khususnya buat adik-adik Dusun Butuh. (Fasilitas ini) juga buat sarana belajar mengajar supaya nanti bisa untuk berkegiatan adik-adik Dusun Butuh," lanjutnya.

Melalui bantuan-bantuan tersebut, Ulys berharap agar warga Dusun Butuh dapat semakin sejahtera. Dengan begitu, para warga dapat terus merajut asa dan membangun Desa Butuh.

"Harapan untuk nasabah semoga diberi kesehatan selalu, usahanya semakin berkembang, semoga ibu-ibunya dikasih kemudahan untuk mencicil angsuran di Mekaar setiap minggu dan bisa semakin sejahtera," paparnya

Sementara itu Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menjelaskan bahwa Program Relawan Bakti BUMN (RBB) merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di seluruh BUMN.

Lewat program ini, peserta Relawan Bakti BUMN akan memberikan bantuan pelatihan berupa pemanenan sayur.

Tidak hanya pada pilar lingkungan pertanian, PNM juga memberikan pelatihan dan sertifikasi untuk 10 anggota karang taruna mengenai penggunaan drone.

Setelah itu, nasabah PNM Mekaar juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya pemahaman mengenai produk keuangan dan cara mendapatkan penghasilan tambahan.

Salah satu caranya adalah dengan bergabung menjadi agen BRILink Mekaar.

Baca Juga: Berapa Harga Tiket Masuk Jakarta Fair 2024? Ini Rinciannya, Digelar di PRJ Kemayoran Mulai 12 Juni hingga 14 Juli, Berikut Rangkaian Acaranya

"Bakti BUMN ini semoga dapat menjadi manfaat bagi seluruh masyarakat yang menerima, dari anak-anak hingga orang tuanya. Kami harapkan hal ini dapat berguna secara berkelanjutan untuk seluruh wilayah," katanya.

Arief juga mengakui bahwa Desa Butuh ini memiliki keindahan alam seperti di Nepal. Karena itulah masyarakat sering menyebutnya sebagai desa Nepal Van Java.

"Desa Nepal Van Java memiliki keunikan dan potensi yang begitu besar, jadi kami harap bisa meningkatkan melalui pelatihan dan bantuan yang sesuai agar seluruh potensi dapat ditangkap dan semakin dikembangkan," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.