Jakarta

Bukan Kebun Buah Biasa, Ada Jambu Strawberry hingga Murbei Panjang di Bantul

Anggerhana Denni Rahmawati | 2 September 2026, 17:15 WIB
Bukan Kebun Buah Biasa, Ada Jambu Strawberry hingga Murbei Panjang di Bantul
Ada Buah dari Brasil hingga Taiwan di Jogja. - Instagram @kebun_buah_sedayu

AKURAT JAKARTA - Mencari destinasi wisata keluarga di Yogyakarta tidak selalu berarti harus datang ke pantai, museum, atau tempat wisata yang sudah populer.

Di Kabupaten Bantul, ada sebuah kebun yang menawarkan pengalaman berbeda karena menyimpan koleksi buah-buahan yang mungkin belum pernah kamu lihat sebelumnya.

Namanya Kebun Buah Langka Sedayu.

Sesuai namanya, destinasi ini menghadirkan berbagai tanaman buah unik dan langka yang dikembangkan di kawasan kebun.

Daya tariknya bukan hanya pada jumlah tanaman yang dimiliki, tetapi pada pengalaman mengenal buah-buahan yang selama ini mungkin hanya bisa ditemukan melalui internet atau buku.

Beberapa di antaranya bahkan berasal dari luar negeri.

Melansir Visiting Jogja, Rabu (2/9/2026), salah satu koleksi yang menarik perhatian adalah jambu strawberry.

Berbeda dari jambu yang umum dijumpai, buah ini berukuran lebih kecil dengan warna merah cerah.

Rasanya juga cenderung asam sehingga memiliki karakter yang berbeda.

Ada pula murbei panjang atau long mulberry.

Baca Juga: Kuliah Online Tapi Tetap Berkelas Dunia, Ini Konsep Baru President University World Campus

Tanaman murbei kini semakin sulit ditemukan di Pulau Jawa, sementara varietas yang satu ini memiliki bentuk buah lebih panjang.

Ketika matang, rasanya manis. Tanaman tersebut diketahui berasal dari Taiwan.

Berburu buah dengan bentuk dan rasa tak biasa

Koleksi di Kebun Buah Langka Sedayu tidak berhenti pada jambu strawberry dan murbei panjang.

Pengunjung juga dapat menemukan Suriname cherry yang berasal dari Brasil.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.