Jakarta

Aturan Baru! Terbang dari Singapura Kini Dibatasi Bawa Power Bank

Anggerhana Denni Rahmawati | 10 April 2026, 16:45 WIB
Aturan Baru! Terbang dari Singapura Kini Dibatasi Bawa Power Bank
Singapura batasi power bank di pesawat. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Singapura selama ini dikenal sebagai destinasi wisata modern yang menawarkan pengalaman liburan nyaman, mulai dari kawasan Marina Bay hingga taman futuristik yang memikat.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, pemerintah setempat kini memperketat aturan penerbangan demi menjaga keselamatan penumpang.

Mulai 15 April 2026, setiap penumpang pesawat yang berangkat dari Singapura hanya diperbolehkan membawa maksimal dua unit power bank.

Baca Juga: Wisata Bromo Ditutup Sepekan, Ternyata Ini Alasan di Baliknya

Kebijakan ini berlaku untuk semua penerbangan tanpa pengecualian.

Jika kamu membawa lebih dari dua perangkat, maka kelebihannya harus ditinggalkan sebelum proses boarding dilakukan.

Selain pembatasan jumlah, aturan lain tetap diberlakukan.

Baca Juga: Awalnya Dianggap Sehat, 7 Sayuran Ini Justru Berbahaya untuk Penderita Stroke

Power bank tidak boleh dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar dan harus dibawa di kabin.

Setiap perangkat juga harus diamankan secara terpisah untuk mencegah risiko korsleting.

Hal ini menjadi prosedur penting yang wajib dipatuhi oleh seluruh penumpang.

Baca Juga: 6 Dampak Buruk Terlalu Banyak Minum Kopi yang Jarang Disadari

Penerapan aturan ini bukan tanpa alasan.

Baterai lithium yang terdapat pada power bank memiliki potensi risiko, seperti panas berlebih atau korsleting.

Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat memicu kebakaran, terutama di dalam kabin pesawat yang merupakan ruang tertutup.

Baca Juga: Lama Tak Tersentuh, Gubernur Pramono Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung dalam Setahun

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.