Jakarta

Tak Sekadar Drama Musikal, Fantasy Land Hadirkan Ruang Aman bagi Anak dengan Autisme

Anggerhana Denni Rahmawati | 17 Juli 2026, 19:15 WIB
Tak Sekadar Drama Musikal, Fantasy Land Hadirkan Ruang Aman bagi Anak dengan Autisme
Fantasy Land angkat pentingnya pertunjukan inklusif untuk anak.

AKURAT JAKARTA - Selama ini, pertunjukan anak identik dengan hiburan penuh warna, musik, dan karakter yang menghibur.

Namun, masih sedikit pertunjukan yang benar-benar memikirkan bagaimana anak dengan autisme bisa menikmati pengalaman yang sama dengan penonton lainnya.

Inilah yang coba dihadirkan Regina Art melalui drama musikal Fantasy Land.

Menjelang peringatan Hari Anak Nasional 2026, pertunjukan ini dirancang bukan sekadar menjadi hiburan keluarga, tetapi juga menjadi ruang seni yang lebih inklusif bagi seluruh anak, termasuk anak dengan autisme.

Pendiri Regina Art sekaligus penulis dan produser Fantasy Land, Joane Win, mengatakan gagasan tersebut lahir dari keinginan sederhana, yaitu memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati dunia teater.

Menurutnya, anak dengan autisme tidak membutuhkan perlakuan yang berbeda.

Yang lebih mereka perlukan adalah lingkungan yang memahami cara mereka berkomunikasi, berekspresi, dan menikmati sebuah pengalaman.

Melalui kisah yang dihadirkan, Fantasy Land juga ingin menyampaikan bahwa persahabatan dibangun dari penerimaan, empati, dan saling memahami, bukan dari kesamaan.

Pesan tersebut menjadi penting karena masih banyak anak berkebutuhan khusus yang menghadapi hambatan saat mengakses berbagai kegiatan publik, termasuk pertunjukan seni.

Regina Art berharap kehadiran pertunjukan ini dapat menjadi contoh bahwa dunia seni mampu menjadi ruang yang ramah bagi semua anak tanpa membedakan kondisi mereka.

Baca Juga: Dari Bangunan Kenegaraan Jadi Wisata Edukasi, Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Terbuka untuk Umum

=====

Drama musikal yang disutradarai Kemal Ferdiansyah ini akan dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, pada 18 Juli 2026 dalam dua sesi, yakni pukul 15.00 WIB dan 19.00 WIB.

Masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan tersebut secara gratis dengan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui platform Indonesia Kaya.

Lewat Fantasy Land, seni tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian bahwa setiap anak berhak merasa diterima, dihargai, dan menjadi bagian dari cerita yang sama. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.