Liburan ke Jepang Kini Tak Semurah Dulu, Ternyata Banyak Biaya Baru yang Mulai Berlaku

AKURAT JAKARTA - Jepang masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Keindahan budaya, kuliner, hingga transportasi modern membuat Negeri Sakura selalu menarik untuk dikunjungi.
Namun, bagi kamu yang berencana liburan ke Jepang tahun ini, ada kabar yang perlu diperhatikan sebelum menyusun anggaran perjalanan.
Pemerintah Jepang mulai memberlakukan sejumlah kenaikan biaya wisata yang diperkirakan membuat pengeluaran turis semakin besar.
Mulai dari pajak hotel, biaya transportasi, hingga pajak keberangkatan internasional mengalami penyesuaian.
Meski nilai yen masih relatif lemah, tambahan biaya tersebut membuat liburan ke Jepang tidak lagi semurah beberapa tahun lalu.
Beberapa kebijakan baru bahkan sudah mulai diterapkan di sejumlah wilayah wisata populer.
Baca Juga: Jangan Langsung Dimasak, Begini Cara Membersihkan Kembang Kol agar Bebas Ulat
Karena itu, wisatawan disarankan mempersiapkan dana lebih agar perjalanan tetap nyaman dan sesuai rencana.
Melansir Euro News, salah satu perubahan paling terasa datang dari sektor akomodasi.
Sejumlah prefektur di Jepang mulai menaikkan pajak penginapan, termasuk Kyoto yang menerapkan tarif baru sejak 1 Maret 2026.
Untuk hotel mewah, wisatawan dapat dikenakan pajak hingga ¥10.000 atau sekitar Rp1,1 juta per malam.
Sementara hotel kelas menengah dikenakan pajak sekitar Rp110 ribu hingga Rp440 ribu per malam.
Adapun penginapan murah dengan tarif di bawah ¥6.000 per malam dikenakan pajak lebih rendah, sekitar Rp22 ribu.
Kebijakan serupa juga mulai diterapkan di berbagai wilayah lain sejak April 2026.
Baca Juga: Jangan Panik Saat Makeup Luntur, Begini Trik Touch Up Ulang dengan Cepat yang Wajib Dicoba
Di Hokkaido, wisatawan dikenakan pajak penginapan mulai Rp11 ribu hingga Rp55 ribu per malam tergantung harga kamar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







