Monas Bukan Hanya Wisata, Ketahui Fakta Menarik yang Jarang Diketahui

AKURAT JAKARTA - Di tengah hiruk pikuk ibu kota, berdiri sebuah monumen yang tak hanya menjadi penanda kota, tetapi juga simbol perjalanan bangsa.
Monumen Nasional atau Monas kerap menjadi tujuan wisata favorit, namun tak semua orang memahami makna mendalam di balik keberadaannya.
Saat kamu mengunjunginya, sebenarnya kamu sedang menapaki jejak sejarah panjang perjuangan Indonesia.
Dari sini, cerita tentang kemerdekaan dan semangat nasionalisme terus diwariskan lintas generasi.
Monas merupakan simbol perjuangan dan kemerdekaan Indonesia yang dibangun untuk mengenang perjalanan bangsa dalam merebut kebebasan.
Gagasan pembangunan monumen ini pertama kali dicetuskan oleh Soekarno pada tahun 1954.
Setelah melalui proses panjang, desain karya Soedarsono dipilih sebagai rancangan resmi pada 1961.
Baca Juga: Bukan Sekadar Jalan, Ini 5 Tol dengan Pemandangan Terindah di Indonesia
Pembangunan dimulai pada 17 Agustus 1961, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tidak hanya megah secara fisik, Monas juga sarat akan makna simbolis.
Dimensi bangunannya mengandung angka 17, 8, dan 45 yang merepresentasikan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.
Tinggi monumen mencapai 132 meter dan berdiri di atas lahan seluas sekitar 80 hektar.
Di bagian puncak, terdapat lidah api berlapis emas seberat sekitar 35 kilogram yang melambangkan semangat perjuangan rakyat Indonesia yang tidak pernah padam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




