Bukan Soal Kursi dan Sabuk Pengaman, Ini Kebiasaan yang Wajib Kamu Ikuti Saat Naik Pesawat

AKURAT JAKARTA - Saat naik pesawat, kamu tentu sudah akrab dengan sejumlah aturan keselamatan seperti meluruskan kursi dan menutup meja lipat saat take off dan landing.
Namun, tahukah kamu bahwa ada kebiasaan lain yang diam-diam jauh lebih penting untuk diperhatikan penumpang?
Dalam bahasan mengenai larangan tersembunyi di pesawat, seorang dokter spesialis emergensi membagikan pengalamannya yang cukup membuka mata.
Baca Juga: Akses Bromo Dibatasi Saat Wulan Kapitu, Ini Rute yang Masih Dibuka
Kamu yang sering bepergian mungkin belum menyadari bahwa dua hal sederhana ini dapat melindungi kesehatanmu selama berada di udara.
Menariknya, aturan ini tidak tertulis secara jelas dalam instruksi keselamatan, tetapi sangat dianjurkan oleh ahli medis.
Dalam wawancara yang dilansir Huffpost, Dr. Anita Patel menegaskan bahwa ada kebiasaan pribadi yang seharusnya tidak kamu lewatkan ketika berada di dalam kabin.
Baca Juga: Aquarium Date hingga Wahana Kapal Selam, Inilah Keunikan BXSea Bintaro yang Wajib Kamu Kunjungi
Dua kebiasaan tersebut berkaitan dengan kebersihan dan perlindungan diri dari paparan sinar matahari.
Patel menyebut bahwa penumpang pesawat sering menganggap sepele hal-hal kecil yang sebenarnya bisa berdampak besar pada kesehatan, terutama saat berada di ketinggian ribuan kaki.
1. Menggunakan Meja Lipat Tanpa Dibersihkan Terlebih Dahulu
Baca Juga: Google Luncurkan Gemini 3, Model AI Paling Cerdas dengan Kemampuan Reasoning Setara Doktor
Meja lipat adalah salah satu area paling sering disentuh di pesawat, namun juga termasuk bagian terkotor.
Patel selalu mengelap meja lipat begitu duduk.
“Begitu saya duduk di pesawat, saya langsung membersihkan meja lipat dengan tisu antibakteri,” ujarnya.
Baca Juga: Museum Tengah Kebun, Harta Seni Tersembunyi di Kemang yang Jarang Diketahui
Ia menjelaskan bahwa kru kebersihan tidak selalu punya waktu cukup untuk menyeka seluruh permukaan kabin.
Bahkan virus flu bisa bertahan hingga 48 jam, kuman penyebab pilek bertahan hingga seminggu, dan virus COVID-19 dapat hidup berjam-jam sampai beberapa hari.
Studi Travelmath pun menyebut meja lipat lebih kotor daripada tombol dispenser air minum bandara.
Baca Juga: Staycation Ala Jepang di Nemuru Hotel, Pengalaman Menarik yang Wajib Kamu Coba
Patel menyarankan agar kamu juga menyeka sandaran tangan, tombol, hingga pengunci meja lipat.
2. Melewatkan Sunscreen Saat Terbang
Selain soal kebersihan, Patel mengingatkan pentingnya memakai sunscreen sebelum pesawat lepas landas.
Baca Juga: Keindahan Desa Laguna Kepulauan Seribu yang Bikin Takjub, Sudah Pernah Kesana?
“Cahaya matahari di udara sebenarnya jauh lebih berbahaya dibanding di darat,” jelasnya.
Meski shade jendela bisa menahan cahaya langsung, radiasi UVB tetap dapat menembus.
Karena itu, Patel selalu memakai sunscreen dan mempertimbangkan pakaian pelindung tambahan untuk meminimalkan risiko kanker kulit maupun penuaan dini.
Baca Juga: Fakta Budaya Tip di Berbagai Negara yang Sering Bikin Wisatawan Bingung
Patel juga mengingatkan bahwa sabuk pengaman sebaiknya tetap terpasang meski tanda sabuk sudah padam.
“Efek kumulatif dari langkah kecil ini dapat sangat berpengaruh dalam melindungi Anda dan keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ini bukan soal membuat penumpang khawatir, tetapi memastikan keamanan dasar yang sering diabaikan.
Baca Juga: 3 Tips Sederhana Menyimpan Makanan Kukusan Agar Tidak Cepat Basi dan Nutrisinya Tetap Utuh
“Ini bukan soal kesempurnaan, tapi tentang melakukan yang terbaik yang Anda bisa,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





