Aturan Vape di Singapura Semakin Ketat, Turis Bisa Kena Denda Jika Ketahuan Membawa

AKURAT JAKARTA - Larangan vape di Singapura kembali menjadi sorotan, terutama setelah Perdana Menteri Lawrence Wong menegaskan bahwa aturan ini akan semakin diperketat.
Keyword aturan vape di Singapura kini ramai dibicarakan karena banyak turis maupun warga asing tidak menyadari betapa seriusnya larangan tersebut.
Pemerintah Negeri Singa menilai vape tidak berbeda jauh dari narkoba karena banyak mengandung zat berbahaya yang bisa merusak generasi muda.
Baca Juga: Dari Lighting Art hingga Rumah Akar, Ini 5 Hidden Gem Kota Tua Jakarta yang Jarang Diketahui
Kamu perlu tahu bahwa Singapura sudah melarang vape sejak 2018.
Namun, seiring maraknya penyalahgunaan zat adiktif di dalamnya, pemerintah menegaskan hukuman yang lebih berat.
Tidak hanya sekadar denda, tetapi juga ancaman hukuman penjara bagi mereka yang kedapatan menjual atau menggunakan vape dengan kandungan berbahaya.
Baca Juga: Mau Lepas Penat? Coba 5 Playground Dewasa di Jakarta Berikut ini
PM Lawrence Wong menuturkan bahwa banyak vape ternyata dicampur dengan zat adiktif, salah satunya etomidate, yang berbahaya bagi kesehatan.
Ia menekankan bahwa masalah ini bisa menjadi lebih buruk di masa depan jika tidak ditangani dengan serius.
Oleh sebab itu, pemerintah Singapura berkomitmen meningkatkan penegakan hukum dan menggelar kampanye edukasi publik mulai dari sekolah, perguruan tinggi, hingga masa bakti nasional.
Baca Juga: 4 Lokasi Bersejarah yang Jadi Saksi Lahirnya Indonesia Merdeka
Bagi kamu yang berencana liburan, membawa vape ke Singapura adalah tindakan ilegal, meski hanya untuk penggunaan pribadi.
Peringatan keras ini bahkan sudah dicantumkan dalam travel advice pemerintah Inggris untuk warganya.
Barang yang disita tidak akan dikembalikan, dan pelanggar bisa dikenai denda hingga 2.000 dolar Singapura.
Baca Juga: 81 Jalur Pendakian di Indonesia Kini Punya Standar Resmi, Kamu Pilih yang Mana?
Sementara itu, aturan untuk rokok tembakau berbeda.
Traveler boleh membawa produk tembakau, tetapi dengan syarat tertentu.
Jika lebih dari 0,4 kilogram, kamu wajib melapor ke Bea Cukai dan membayar pajak sesuai ketentuan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Restoran Betawi di Jakarta, dari yang Legendaris hingga Kekinian
Selain itu, pembelian rokok di Singapura hanya diperbolehkan bagi mereka yang sudah berusia di atas 21 tahun, dan merokok hanya bisa dilakukan di area yang telah ditentukan.
Singapura memang dikenal sebagai negara dengan regulasi ketat.
Jadi, sebelum berangkat, pastikan kamu memahami aturan ini agar tidak terkena masalah hukum yang bisa merusak perjalananmu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






