Waduk Ria Rio: Spot Wisata Menenangkan di Tengah Riuh Ibu Kota

AKURAT JAKARTA - Di antara gedung-gedung dan lalu lintas padat Jakarta Timur, terdapat sebuah ruang terbuka hijau yang menjadi pelarian warga dari hiruk-pikuk kota: Waduk Ria Rio.
Terletak di Pedongkelan, Pulogadung, waduk ini berfungsi mengendalikan banjir sekaligus menawarkan pemandangan indah untuk wisata.
Waduk Ria Rio dibangun pada era Gubernur Ali Sadikin pada 1960-an, di atas lahan yang dulunya merupakan rawa.
Baca Juga: Masjid Tjia Khang Hoo: Harmoni Budaya Betawi dan Tionghoa di Jakarta Timur
Fungsinya saat itu murni untuk menampung air dan mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya.
Seiring waktu, waduk ini mengalami pendangkalan akibat penumpukan sampah dan tumbuhnya tanaman liar.
Perubahan signifikan terjadi pada 2013, ketika pemerintah melakukan revitalisasi secara menyeluruh.
Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta
Daerah sekitar yang mulanya kumuh diubah menjadi taman kota yang tertata rapi, bersih, dan nyaman.
Di sisi selatan waduk diubah menjadi tamanyang indah, luas, dan dilengkapi dengan jalur lari dan amfiteater.
Pepohonan peneduh seperti flamboyan, pule, dan baobab juga membuat kawasan ini semakin cantik dan cocok untuk berburu foto.
Baca Juga: Menikmati Nuansa Belanda di Jakarta: 6 Kafe dan Restoran Bergaya Vintage yang Wajib Dikunjungi
Pohon asal Afrika ini menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen di media sosial.
Jika ingin bersantai, bangku-bangku taman tersedia dan bisa digunakan untuk bersantai para pengunjung.
Banyak keluarga datang untuk piknik kecil, sementara anak-anak berlarian di area terbuka hijau.
Baca Juga: Menjelajahi Hidden Gem di Tangerang: Alternatif Liburan Singkat yang Menyegarkan
Selain bersantai, Waduk Ria Rio sering dimanfaatkan pengunjung untuk jogging ataupun olahraga ringan lainnya.
Akses menuju Waduk Ria Rio tergolong mudah.
Pengguna TransJakarta dapat turun di Halte Cempaka Putih dan berjalan kaki sekitar 450 meter.
Baca Juga: Restoran Seminyak Terbaik yang Wajib Kamu Coba untuk Makan Malam
Bagi yang membawa kendaraan pribadi, area parkir tersedia gratis.
Buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, Waduk Ria Rio menawarkan alternatif wisata murah dan sehat bagi warga Jakarta.
Duduk di bawah pohon rindang, memandang air yang beriak, dan menghirup udara segar adalah pengalaman sederhana yang sulit didapat di pusat kota.
Baca Juga: Menelusuri Pesona Kota Tua Jakarta: 8 Tempat Wisata Terbaik yang Wajib Dikunjungi
Dengan perpaduan fungsi ekologis dan nilai rekreasi, Waduk Ria Rio menjadi bukti bahwa Jakarta masih menyimpan ruang untuk bernapas dan bersantai di tengah kepadatan metropolitan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






