Jakarta

Waduk Ria Rio: Spot Wisata Menenangkan di Tengah Riuh Ibu Kota

Zainal Abidin | 9 Agustus 2025, 10:08 WIB
Waduk Ria Rio: Spot Wisata Menenangkan di Tengah Riuh Ibu Kota

AKURAT JAKARTA - Di antara gedung-gedung dan lalu lintas padat Jakarta Timur, terdapat sebuah ruang terbuka hijau yang menjadi pelarian warga dari hiruk-pikuk kota: Waduk Ria Rio.

Terletak di Pedongkelan, Pulogadung, waduk ini berfungsi mengendalikan banjir sekaligus menawarkan pemandangan indah untuk wisata.

Waduk Ria Rio dibangun pada era Gubernur Ali Sadikin pada 1960-an, di atas lahan yang dulunya merupakan rawa.

Baca Juga: Masjid Tjia Khang Hoo: Harmoni Budaya Betawi dan Tionghoa di Jakarta Timur

Fungsinya saat itu murni untuk menampung air dan mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya.

Seiring waktu, waduk ini mengalami pendangkalan akibat penumpukan sampah dan tumbuhnya tanaman liar.

Perubahan signifikan terjadi pada 2013, ketika pemerintah melakukan revitalisasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta

Daerah sekitar yang mulanya kumuh diubah menjadi taman kota yang tertata rapi, bersih, dan nyaman.

Di sisi selatan waduk diubah menjadi tamanyang indah, luas, dan dilengkapi dengan jalur lari dan amfiteater.

Pepohonan peneduh seperti flamboyan, pule, dan baobab juga membuat kawasan ini semakin cantik dan cocok untuk berburu foto.

Baca Juga: Menikmati Nuansa Belanda di Jakarta: 6 Kafe dan Restoran Bergaya Vintage yang Wajib Dikunjungi

Pohon asal Afrika ini menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen di media sosial.

Jika ingin bersantai, bangku-bangku taman tersedia dan bisa digunakan untuk bersantai para pengunjung.

Banyak keluarga datang untuk piknik kecil, sementara anak-anak berlarian di area terbuka hijau.

Baca Juga: Menjelajahi Hidden Gem di Tangerang: Alternatif Liburan Singkat yang Menyegarkan

Selain bersantai, Waduk Ria Rio sering dimanfaatkan pengunjung untuk jogging ataupun olahraga ringan lainnya.

Akses menuju Waduk Ria Rio tergolong mudah.

Pengguna TransJakarta dapat turun di Halte Cempaka Putih dan berjalan kaki sekitar 450 meter.

Baca Juga: Restoran Seminyak Terbaik yang Wajib Kamu Coba untuk Makan Malam

Bagi yang membawa kendaraan pribadi, area parkir tersedia gratis.

Buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, Waduk Ria Rio menawarkan alternatif wisata murah dan sehat bagi warga Jakarta.

Duduk di bawah pohon rindang, memandang air yang beriak, dan menghirup udara segar adalah pengalaman sederhana yang sulit didapat di pusat kota.

Baca Juga: Menelusuri Pesona Kota Tua Jakarta: 8 Tempat Wisata Terbaik yang Wajib Dikunjungi

Dengan perpaduan fungsi ekologis dan nilai rekreasi, Waduk Ria Rio menjadi bukti bahwa Jakarta masih menyimpan ruang untuk bernapas dan bersantai di tengah kepadatan metropolitan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.