Jakarta

Dari ISDI Hingga Eko Nugroho, Pameran Seni Terasi 2025 Angkat Keberagaman Kreatif

Zainal Abidin | 10 Juli 2025, 19:30 WIB
Dari ISDI Hingga Eko Nugroho, Pameran Seni Terasi 2025 Angkat Keberagaman Kreatif

AKURAT JAKARTA - Pameran seni Terasi 2025 dari jenama lokal Sovlo kembali hadir dengan membawa tema yang memikat: Wajah Nusantara.

Dalam edisi keduanya ini, Sovlo menghadirkan ruang apresiasi seni yang merayakan kekayaan ilustrasi dari berbagai penjuru Indonesia.

Terasi 2025 menjadi ajang yang mengangkat keberagaman wajah, budaya, bahasa, hingga ekspresi dalam bentuk karya visual yang menggugah.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Festival Sangiang Api 2025: Jejak Sejarah, Alam, dan Budaya

Kamu bisa menyaksikan langsung 54 karya seni ilustrasi dari seniman lintas latar belakang yang dipamerkan melalui instalasi interaktif di Pos Bloc Jakarta.

Pameran seni Terasi 2025 ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 10 hingga 13 Juli 2025.

Selain itu, ada juga berbagai workshop yang bisa kamu ikuti secara gratis, menjadikannya tempat belajar sekaligus berekspresi bagi para pencinta seni.

Baca Juga: Jangan Ke Hawaii Dulu! G-Land Banyuwangi Punya Ombak Kelas Dunia yang Manjakan Peselancar

Yang tak kalah menarik, Sovlo membuka kesempatan kepada seniman dari komunitas Ikatan Sindroma Down Indonesia (ISDI) untuk berpartisipasi dalam pameran.

Hal ini menegaskan komitmen Sovlo bahwa seni adalah milik semua orang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan.

"Kita ingin membuka bahwa karya seni itu milik semua," ungkap Djohan, pendiri Sovlo.

Baca Juga: Menyusuri Warisan Budaya Betawi di Setu Babakan: Wisata Edukatif dan Asri di Tengah Jakarta

Tidak hanya memberi ruang, Sovlo juga berkolaborasi dengan para ilustrator muda dan seniman inklusif untuk memasarkan karya mereka melalui produk suvenir yang dijual di tempat.

Setiap suvenir dilengkapi dengan nama seniman dan kisah unik di balik karya tersebut, menciptakan koneksi personal antara seniman dan konsumen.

Seniman kenamaan Eko Nugroho yang turut berpartisipasi bersama sang anak, Tika, mengusung karya bertajuk Rumah Cahaya sebagai bentuk kolaborasi seni lintas generasi.

Baca Juga: Festival Sangiang Api 2025: Wisata Bahari dan Budaya Bima yang Siap Buat Dunia Terpesona

Ia berharap Terasi tak berhenti di Jakarta, tapi bisa hadir juga di berbagai kota dan pulau lain di Indonesia.

Terasi 2025 juga menjadi momen perayaan ulang tahun Sovlo yang ke-5, memperkuat identitas mereka sebagai jenama yang peduli pada akar budaya dan suara kreatif anak bangsa.

Melalui warna, bentuk, dan cerita, kamu akan diajak menyelami ragam wajah Indonesia yang selama ini mungkin belum terlihat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.