Suara Pedagang Ikan Kramat Jati Usai Direlokasi ke Lokbin: Khawatir Pembeli Bakal Berkurang, Berharap Pemprov Jakarta Lakukan Ini

AKURAT JAKARTA – Pedagang ikan yang sebelumnya berjualan di depan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai menempati Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati pada Selasa (1/9/2026).
Meski menilai lokasi baru lebih nyaman, sejumlah pedagang masih mengkhawatirkan jumlah pembeli yang datang setelah relokasi.
Salah satunya Trikam (46), pedagang yang mengaku telah berjualan di sekitar depan Pasar Induk Kramat Jati selama kurang lebih 25 tahun.
Baca Juga: Honor PJLP DLH Jakut Diduga Dipotong Rp500 Ribu, Legislator Golkar Sardy Wahab Minta Evaluasi Total
Ia mengatakan, secara fasilitas, lokasi baru jauh lebih baik dibandingkan tempatnya berjualan sebelumnya.
Namun, Trikam menyebut persoalan utama yang menjadi kekhawatirannya adalah berkurangnya pengunjung.
Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi karena masyarakat masih perlu beradaptasi dengan lokasi baru para pedagang.
"Ibaratnya orang baru masuk ya pasti berkuranglah. Keluhannya pasti di situ, berkurang pengunjung doang itu. Kalau tempatnya mah pasti enak," kata Trikam saat ditemui di Lokbin Kramat Jati.
Trikam menuturkan, selama berjualan di depan pasar, lapaknya berada di lokasi yang mudah terlihat oleh orang yang melintas. Kondisi itu membuat pembeli lebih mudah menemukan dan mendatangi pedagang.
Baca Juga: Kondisi Lokbin Kramat Jati Jelang Diresmikan Gubernur Pramono, Pedagang Ikan Bersiap Isi Lapak
Sementara setelah dipindahkan ke Lokbin, ia khawatir tidak semua pembeli langsung mengetahui keberadaan lokasi baru tersebut.
"Orang yang pertama mungkin takut di pertama kali atau gimana, kerasa pasti ya kalau pertama kan pasti ke situ. Namanya orang dagang ya kalau misalnya rugi pasti kan mengeluh dia," ujarnya.
Meski demikian, Trikam menegaskan dirinya tidak keberatan dengan pemindahan tersebut. Ia justru menilai tempat baru memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pedagang dibandingkan berjualan di luar.
"Kalau misalnya aslinya pedagang ya kalau masuk ke sini mah enak-enak aja gitu," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

