Jakarta

Suara Pedagang Ikan Kramat Jati Usai Direlokasi ke Lokbin: Khawatir Pembeli Bakal Berkurang, Berharap Pemprov Jakarta Lakukan Ini

Laode Akbar | 1 September 2026, 18:42 WIB
Suara Pedagang Ikan Kramat Jati Usai Direlokasi ke Lokbin: Khawatir Pembeli Bakal Berkurang, Berharap Pemprov Jakarta Lakukan Ini
Sejumlah pedagang ikan menyiapkan dagangannya di Lokbin Kramat Jati, Jakarta Timur. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Pedagang ikan yang sebelumnya berjualan di depan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai menempati Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati pada Selasa (1/9/2026).

Meski menilai lokasi baru lebih nyaman, sejumlah pedagang masih mengkhawatirkan jumlah pembeli yang datang setelah relokasi.

Salah satunya Trikam (46), pedagang yang mengaku telah berjualan di sekitar depan Pasar Induk Kramat Jati selama kurang lebih 25 tahun.

Baca Juga: Honor PJLP DLH Jakut Diduga Dipotong Rp500 Ribu, Legislator Golkar Sardy Wahab Minta Evaluasi Total

Ia mengatakan, secara fasilitas, lokasi baru jauh lebih baik dibandingkan tempatnya berjualan sebelumnya.

Namun, Trikam menyebut persoalan utama yang menjadi kekhawatirannya adalah berkurangnya pengunjung.

Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi karena masyarakat masih perlu beradaptasi dengan lokasi baru para pedagang.

"Ibaratnya orang baru masuk ya pasti berkuranglah. Keluhannya pasti di situ, berkurang pengunjung doang itu. Kalau tempatnya mah pasti enak," kata Trikam saat ditemui di Lokbin Kramat Jati.

Trikam menuturkan, selama berjualan di depan pasar, lapaknya berada di lokasi yang mudah terlihat oleh orang yang melintas. Kondisi itu membuat pembeli lebih mudah menemukan dan mendatangi pedagang.

Baca Juga: Kondisi Lokbin Kramat Jati Jelang Diresmikan Gubernur Pramono, Pedagang Ikan Bersiap Isi Lapak

Sementara setelah dipindahkan ke Lokbin, ia khawatir tidak semua pembeli langsung mengetahui keberadaan lokasi baru tersebut.

"Orang yang pertama mungkin takut di pertama kali atau gimana, kerasa pasti ya kalau pertama kan pasti ke situ. Namanya orang dagang ya kalau misalnya rugi pasti kan mengeluh dia," ujarnya.

Meski demikian, Trikam menegaskan dirinya tidak keberatan dengan pemindahan tersebut. Ia justru menilai tempat baru memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pedagang dibandingkan berjualan di luar.

"Kalau misalnya aslinya pedagang ya kalau masuk ke sini mah enak-enak aja gitu," katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.