Legislator Golkar Alia Laksono Minta Pemprov DKI Percepat Pencapaian Wilayah Bebas BAB Sembarangan

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta mempercepat pencapaian Open Defecation Free (ODF) atau kondisi bebas dari praktik buang air besar (BAB) sembarangan di seluruh wilayah ibu kota.
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, mengatakan bahwa persoalan ODF perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Pasalnya, hingga Juli 2026 baru 194 dari total 267 kelurahan di Jakarta yang menyatakan komitmen untuk mencapai ODF.
"Baru 194 dari 267 kelurahan atau 72,65 persen yang telah menyatakan komitmen ODF," kata Alia dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Wakil Ketua Komisi A itu, capaian tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kondisi bebas dari praktik buang air besar sembarangan di seluruh kelurahan.
Sebab, tidak semua kelurahan yang telah menyatakan komitmen ODF benar-benar sudah terbebas dari persoalan tersebut.
Karena itu, Komisi A meminta pemerintah kota bersama perangkat daerah terkait melakukan pemetaan terhadap kelurahan yang belum mencapai ODF.
Pemetaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masing-masing wilayah. Penanganannya pun diminta disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Alia menyebut, masih terdapat kebutuhan masyarakat yang perlu menjadi perhatian, seperti warga yang belum memiliki jamban maupun belum mempunyai septik tank yang layak.
Selain itu, terdapat wilayah yang membutuhkan pembangunan MCK atau tangki septik komunal untuk mendukung pencapaian ODF.
"Kebutuhan anggaran agar diarahkan pada kelurahan dan warga yang masih membutuhkan intervensi untuk mencapai ODF," ujarnya.
Komisi A juga meminta pemerintah daerah tidak hanya mengejar komitmen administratif, tetapi memastikan kondisi di lapangan benar-benar memenuhi target bebas dari praktik buang air besar sembarangan.
Dengan pemetaan tersebut, intervensi pemerintah diharapkan dapat diarahkan ke wilayah dan masyarakat yang memang masih membutuhkan dukungan untuk mencapai ODF. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





