Komisi III DPR Usul Bikin SIM Cukup Sekali Seumur Hidup, Tidak Ada Perpanjangan, Kalau Melakukan Pelanggaran Cukup Dilobangi Saja

AKURAT JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding, mengusulkan agar pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) cukup dilakukan sekali seumur hidup.
"Sama seperti KTP, sekali seumur hidup. Untuk meringankan beban masyarakat," kata Sudding dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP ) dengan Kakorlantas Polri, di Gedung DPR RI, Rabu (4/12/2024) siang.
Selain SIM, STNK dan TNKB juga tidak perlu ada perpanjangan. Karena hanya akan memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi global yang disebutnya menurun.
"Saya minta dalam forum ini, agar dikaji ulang perpanjangan SIM, STNK dan TNKB. Cukup sekali saja (buatnya)," tegasnya.
Sudding menilai, pengadaan dokumen dari perpanjangan SIM, STNK dan TNKB, hanya menguntungkan pengusaha atau vendor saja.
"Itu hanya untuk kepentingan vendor saja, pak. Kepentingan pengusaha. Bukan untuk mengejar target PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)," tegasnya.
Sudding menambahkan, apabila terjadi pelanggaran lalu lintas, maka SIM tersebut cukup dilobangi saja sebagai tanda.
Apabila telah mencapai limit tertentu, misalnya tiga kali pelanggaran, maka kepemilikan SIM dapat dicabut.
"Tiga kali dibolongi, sudah tidak perlu lagi. Setelah sekian tahun, baru bisa mendapatkan SIM lagi," katanya.
SIM yang harus diperpanjang 5 tahun sekali, STNK diperpanjang 1 tahun sekali, dan TNKB 5 tahun sekali dianggap memberatkan masyarakat.
"Ini selembar SIM ukurannya tidak seberapa, STNK juga tidak seberapa, tetapi biayanya sangat luar biasa, kan begitu dan itu dibebankan ke masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Remaja Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Bukan Karena Dipaksa Belajar
Hal senada juga disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman.
Menurut Benny, kepolisian tidak seharusnya mencari uang dari perpanjang SIM.
Benny mengaku, mendapat banyak keluhan dari masyarakat yang terbebani dengan perpanjangan SIM.
Jika harus ada perpanjang SIM, maka masyarakat tak perlu bayar. "Pakai saja mesin. Tak perlu bayar!" kata Benny. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026

