Kenapa Pramono-Rano Ogah Pasang Gambar PDIP dan Mega hingga Ahok di Alat Peraga, Pengamat: Demi Raup Massa Anies

AKURAT JAKARTA - Pasangan calon (Paslon) Pramono Anung-Rano Karno tak memasang logo PDIP dan gambar Ketum Megawati di berbagai alat peraga selama kampanye Pilkada Jakarta 2024.
Hal tersebut terkesan paslon yang diusung PDIP itu mencoba menghilangkan dukungan dari partainya sendiri.
Bahkan, foto sang Ketua Umum PDIP, Megawati, juga jarang dipajang di alat peraga Pramono-Rano.
Demikian juga dengan foto mantan gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Juga tak ada di baliho, spanduk, poster, umbul-umbul dan lainnya.
Malahan, akhir-akhir ini alat peraga kampanye Pramono-Rano dipenuhi foto Anies Baswedan, mantan gubernur Jakarta yang dulu dimusuhi Mega dan PDIP.
Terkait fenomena tersebut, Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, melihat ada kesan menghilangkan dukungan dari PDIP dan tokoh-tokohnya.
Menurut dia, jika Pramono Anung-Rano Karno dekat dengan Mega hingga Ahok, justru dia akan kehilangan suara dari pendukung Anies Baswedan.
"Pemilih DKI Jakarta, terutama pada katagori pemilih muslim dan pemilih perempuan masih kurang suka dengan Ahok, karena kasus penistaan agama dan perceraiannya dengan Veronica Tan," katanya.
Lebih lanjut, Igor menilai, hubungan masyarakat Jakarta, terutama para pendukung Anies, kurang baik dengan Megawati. Mega dinilai terlalu arogan.
Karena itu, Ridwan Kamil yang didukung Prabowo Subianto dan Jokowi, bisa lebih banyak menuai dukungan.
Baca Juga: Dulu Pendukung Anies Baswedan, Kini Relawan Hijau Hitam Mantap Deklarasi Dukung Ridwan Kamil-Suswono
Apalagi Presiden Prabowo juga mengangkat sosok Veronica Tan sebagai wakil menteri, yang membuat ada faktor pendukung Prabowo juga bisa mendukung Ridwan Kamil.
“Apalagi Veronica Tan sekarang justru diangkat oleh presiden Prabowo sebagai Wamen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (22/11/2024).
Igor pun menduga, peluang anak abah justru akan merapat ke Ridwan Kamil akan lebih besar.
“Secara real, peluang anak abah akan lebih banyak yang memilih RK ketimpang Pram,” ungkap dia.
Selain itu, lanjut Igor, kekuatan PKS justru lebih besar daripada Anies. Sehingga dukungan untuk Ridwan Kamil-Suswono akan lebih masif.
Baca Juga: 10 Manfaat Kentang yang Baik untuk Kulit, Pencernaan Hingga Otak
“Instruksi PKS sebagai parpol yang menang di DKI Jakarta akan lebih solid memenangkan kadernya sendiri, yaitu Suswono yang berpasangan dengan RK,” jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







