Jakarta

Ingin Ciptakan Ruang Publik yang Asyik, Cagub Ridwan Kamil Bakal Sulap Taman dan Trotoar di Jakarta Lebih Indah dan Nyaman

Sastra Yudha | 4 Oktober 2024, 18:47 WIB
Ingin Ciptakan Ruang Publik yang Asyik, Cagub Ridwan Kamil Bakal Sulap Taman dan Trotoar di Jakarta Lebih Indah dan Nyaman

AKURAT JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta, Ridwan Kamil, berjanji akan menghidupkan ruang-ruang publik, jika dirinya terpilih menjadi gubernur Jakarta di Pilkada Serentak 2024.

Janji Ridwan Kamil itu dijamin bukan pepesan kosong. Sebab, mantan gubernur Jawa Barat itu sudah pernah membuktikan saat menjabat Wali Kota Bandung.

Salah satu yang menjadi sorotan Cagub Jakarta yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus ini adalah adanya pagar yang mengelilingi taman terbuka.

"Sebenarnya taman itu harusnya aksesibel. Taman yang dipagari itu secara visual dari jauh saja sudah bikin orang malas untuk datang," ujarnya di Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024) malam.

Baca Juga: Kunjungi Taman Baca Desa Bojong Cikupa, Intan Nurul Hikmah Janji Perbanyak Taman Baca di Kabupaten Tangerang

Cagub Jakarta nomor urut 01 itu menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat itu membatasi taman dengan pagar karena alasan keamanan. Namun Ridwan Kamil punya solusi lain.

"Jika masalahnya adalah keamanan, maka diterangi dengan lampu saja. Lampu-lampu diperbanyak. Tempat duduk diperbanyak. Jadinya ramai kan," katanya.

RK kemudian memberi contoh apa yang dilakukan terkait taman. "Taman Maluku Bandung, misalnya. Dulu gelap dan terpagar. Apa yang saya lakukan? Saya bongkar pagarnya, saya beri ruang-ruang istirahat, wifi gratis, saya beri lampu sebanyak mungkin," jelas Ridwan Kamil.

"Saya punya ciri khas, lampu saya itu begini, yang simpel. Apa yang terjadi? Siang malam, aman. Orang nongkrong tiga kali lipat," tambahnya.

Ruang publik kedua yang dibenahi Ridwan Kamil adalah terkait trotoar. Ia meyakini jika ruang publik difungsingkan sesuai namanya, maka akan muncul kreativitas-kreativitas dari masyarakat.

"Dulu tidak ada tempat jalan ketika saya belum menjabat wali kota. Apa yang saya lakukan? Beresin trotoar, seperti trotoar Asia-Afrika Cosplay," ungkapnya.

"Masyarakat kota itu sederhana, ada wadah, ada kegiatan. Tidak ada wadah, tidak ada kegiatan. Tidak ada trotoar, tidak ada aktivitas. Ada trotoar, ada aktivitas. Trotoar jelek, aktivitasnya terbatas. Trotoarnya keren, aktivitasnya juga keren," paparnya.

Baca Juga: SERBU! Lintas Melawai Vol 2: Konser Musik Klasik Nuansa 80-an Digelar Tiga Hari Berturut-turut, 11-13 Oktober 2024, Segini Harga Tiketnya

Berdasarkan pengalamannya itu, Ridwan Kamil ingin membenahi ruang-ruang publik di Jakarta. Ia ingin memperbanyak taman dan memperluas trotoar jalan.

"Maka trotoar harus jadi ruang manusia. Karena trotoarnya dibikin serileks itu. Pertanyaannya, masak enggak mau warga Jakarta punya urban culture yang manusiawi?," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.