Partai Golkar Tak Asal-asalan Tentukan Cagub DKI Jakarta: Selalu Persiapkan Opsi A, B dan C untuk Keputusan yang Besar

AKURAT JAKARTA - Partai Golkar belum memutuskan siapa calon gubernur DKI Jakarta. Keputusan itu nantinya melalui mekanisme di DPP Golkar.
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, di Golkar ataupun partai politik sebagai satu badan organisasi, pasti memiliki bagian-bagian yang memang khusus menangani itu.
"Seperti kalau di Golkar ada Bappilu. Bappilu inilah yang menyaring. Kemudian, opsi yang ada dibahas dan diputuskan bersama-sama oleh ketua umum," ujar Bang Zaki sapaannya.
Baca Juga: Bacagub Zaki Iskandar Optimistis Jakarta Bisa Lebih Baik Usai Tak Jadi Ibu Kota Negara
Lebih dari itu, kata Bang Zaki, Ketua Umum Airlangga Hartarto, juga memiliki hak prerogatif untuk memilih dengan macam-berbagai pertimbangan.
"Bisa popularitas-elektabilitas, bisa kepentingan politis, bisa kepentingan strategis," katanya.
Dia menegaskan, Golkar tidak asal memutuskan siapa nanti yang dicalonkan dalam Pilkada DKI Jakarta.
Baca Juga: Fraksi Golkar Setuju Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Tidak Ada Lagi Kasus Putus Sekolah
"Jadi, (Golkar) enggak mungkin asal-asalan. Pasti punya background, Golkar selalu mempersiapkan opsi A, B, C untuk keputusan yang besar," ujarnya.
Seperti diketahui, Golkar memberikan surat tugas kepada tiga orang di Pilkada Jakarta. Yakni Ahmed Zaki Iskandar, Ridwan Kamil dan Erwin Aksa.
Sedangkan Ridwan Kamil juga diberi tugas di Pilkada Jabar. Sejauh ini Golkar belum memutuskan siapa yang akan dimajukan sebagai calon.
Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Adhinusa menegaskan, partainya bersikap tegas dalam menghadapi dinamika politik Jakarta saat ini.
"Golkar tidak pernah bimbang," kata Adhinusa dalam keterangannya, Selsasa (11/6).
Dia menegaskan, segala faktor akan dipertimbangkan secara cermat.
Keputusan akhir akan diambil oleh DPP untuk menetapkan calon yang paling memenuhi syarat, baik untuk Jabar maupun Jakarta.
"Semua akan diperhitungkan masak-masak dan DPP pasti akan mengambil keputusan terbaik siapa yang akan dimajukan sebagai calon, baik untuk Jabar maupun Jakarta," tegasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





