Belum Banyak Yang Tahu, Berapa Nomor Punggung Bambang Pamungkas Sebelum 20? Ini Faktanya.

AKURAT JAKARTA - Pemain legendaris Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, baru saja mengungkapkan fakta menarik seputar nomor punggung yang pernah digunakannya.
Diketahui, nomor punggung 20 telah menjadi ikonik bagi Bambang Pamungkas. Tetapi ternyata itu bukanlah nomor pertamanya.
Pada tahun 1999, saat masih muda, Bambang Pamungkas mengenakan nomor punggung 24 ketika menghadapi PSBL Bandar Lampung. Ini adalah awal dari kisah karirnya.
Dalam sebuah cuitan di akun media sosialnya, Bambang Pamungkas mengungkapkan bahwa jersey Persija pertama yang ia pakai adalah merek Reebok musim 1999, dan nomor punggungnya adalah 24.
Baca Juga: Jangan Terlewat! Ini Jadwal Pameran Gratis di Gedung Tertinggi di Indonesia
"Kala itu diberi bang Mansyur disuruh pakai lawan PSBL Bandar Lampung, nomor punggungnya 24," katanya dikutip dari Persija id, Kamis (21/9/2023).
Namun, Bambang Pamungkas akhirnya memilih nomor 20 sebagai nomor punggung utamanya.
Ia mengungkapkan, awalnya ia ingin menggunakan nomor 10, yang sesuai dengan tanggal kelahirannya pada 10 Juni.
Namun karena nomor 10 sudah digunakan oleh Kurniawan Dwi Yulianto, maka Bambang Pamungkas akhirnya mencari nomor lain.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Islamic Book Fair Rp 10-15 Ribu, Begini Cara Beli Tiket Via Online
Sebelum menetapkan nomor 20, Bambang Pamungkas juga pernah mencoba nomor punggung 18, meskipun tidak bertahan lama.
Keputusannya untuk menggunakan nomor 20 didasari oleh motivasi untuk menjadi lebih baik dari Kurniawan Dwi Yulianto, yang telah mencatatkan nama besar dengan nomor 10.
"Kalau berani memakai 20, maka harus lebih baik dari nomor 10. Nomor 10 itu siapa? Kurniawan," ujar Bepe.
Baca Juga: Akhir Pekan Mau Kemana? Yuk, Kunjungi Jakarta Islamic Book Fair (IBF) 2023 di Istora Senayan
Setelah memutuskan pensiun pada tahun 2019, Bambang Pamungkas kini memiliki peran baru di tim Persija Jakarta sebagai manajer tim.
Ia akan terus memberikan kontribusi bagi klub yang membesarkannya, dan telah menjadi bagian penting dari karir sepak bola selama bertahun-tahun. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









