Jakarta

Debut STY di Hadapan Jakmania: Persija Siap Balas Dendam Lawan Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini!

M Rahman Akurat | 10 September 2026, 15:19 WIB
Debut STY di Hadapan Jakmania: Persija Siap Balas Dendam Lawan Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini!
Pelatih Persija Jakarta, Syin Tae-yong alias STY. - (Dok. Persija)

AKURAT JAKARTA – Panggung megah Super League 2026/2027 pekan kedua akan menyajikan duel panas bertajuk El Clasico Indonesia.

Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), segera menjalani laga debut kandang perdananya di hadapan puluhan ribu The Jakmania saat Macan Kemayoran menjamu rival abadi mereka, Persib Bandung.

Laga penuh gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu, 12 September 2026, akhir pekan ini. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit pertama.

Baca Juga: Prediksi Skor Bayern Munich vs Bodo/Glimt di UCL, 11 September 2026: Mampukah Superlaget Kejutkan Raksasa Jerman?

Kembali ke SUGBK dengan Warna yang Berbeda

Bagi Shin Tae-yong, SUGBK bukanlah tempat yang asing. Pelatih asal Korea Selatan tersebut sudah berkali-kali menginjakkan kaki di stadion kebanggaan Indonesia ini saat menakhodai Timnas Indonesia.

Namun, akhir pekan ini situasinya akan terasa sangat berbeda. STY kembali ke GBK bukan untuk memimpin skuad Garuda, melainkan untuk menakhodai Macan Kemayoran.

Laga ini menjadi panggung spesial karena untuk pertama kalinya ia akan merasakan langsung atmosfer dan dukungan militan dari puluhan ribu The Jakmania yang akan memerahkan stadion.

Baca Juga: Gubernur Pramono Ungkap Alasan Kirim 29 Pelajar Terjaring Ikut Demo DPR ke Barak TNI, Ini Katanya!

Pembuktian Kesiapan Persija Jakarta

Duel klasik ini sekaligus menjadi pembuktian bagi STY bahwa Persija Jakarta kini telah menjelma menjadi kekuatan yang berbeda dibandingkan saat mereka berlaga di turnamen pramusim Piala Presiden 2026 lalu.

Pada pertemuan terakhir di turnamen tersebut, Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Maung Bandung dengan skor tipis 1-2.

Kendati demikian, pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa hasil minor tersebut sama sekali tidak bisa dijadikan patokan untuk mengukur kekuatan timnya saat ini.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.