Jakarta

Resmi Mengaspal Jetour T2 i-DM: SUV Petualang Dengan Sentuhan Tuas Kristal di Interior, Panoramic Sunroof Raksasa, dan Mesin PHEV yang Halus

M. Rafix | 19 Oktober 2026, 22:00 WIB
Resmi Mengaspal Jetour T2 i-DM: SUV Petualang Dengan Sentuhan Tuas Kristal di Interior, Panoramic Sunroof Raksasa, dan Mesin PHEV yang Halus
Jetour T2 i-DM resmi mengaspal dengan desain SUV petualang, tuas kristal, panoramic sunroof raksasa, dan teknologi mesin PHEV.

AKURAT JAKARTA - Jetour T2 i-DM resmi meramaikan pasar otomotif Indonesia dengan membawa karakter SUV petualang yang memadukan desain bodi mengotak, teknologi plug-in hybrid (PHEV), dan interior modern.

Mobil ini menarik perhatian melalui sejumlah detail yang tidak biasa, mulai dari tuas transmisi bergaya kristal di konsol tengah hingga panoramic sunroof berukuran ekstra besar yang membuat kabin terasa lebih terbuka.

Dibanderol Rp 688 juta, Jetour T2 i-DM menawarkan pendekatan berbeda bagi konsumen yang menginginkan SUV berpenampilan tangguh tanpa mengesampingkan kenyamanan perjalanan bersama keluarga.

Daya tariknya tidak hanya terletak pada desain eksterior yang tegas. Teknologi PHEV menjadi bagian dari karakter kendaraan ini, sementara penataan interior memperlihatkan perhatian terhadap kemudahan penggunaan dan ruang penumpang.

Meski demikian, beberapa detail masih menyisakan catatan, terutama terkait visibilitas ke belakang dan akses terhadap kontrol tertentu. Kombinasi antara desain, teknologi, serta kepraktisan tersebut membuat Jetour T2 i-DM menarik untuk dilihat lebih dekat.

Jetour T2 i-DM Mengusung Teknologi PHEV dengan Gaya SUV Petualang

Jetour T2 i-DM memadukan tampilan SUV bergaya off-road dengan sistem penggerak plug-in hybrid. Teknologi PHEV menggabungkan mesin pembakaran internal dan motor listrik dengan baterai yang dapat diisi melalui sumber listrik eksternal. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas dalam penggunaan energi, meskipun efisiensi aktual kendaraan tetap bergantung pada pola berkendara, kondisi perjalanan, dan pemanfaatan tenaga listrik.

Dari segi desain, bodi mengotak dengan garis tegas memperkuat kesan kokoh yang menjadi identitas T2 i-DM. Karakter tersebut membuatnya tampil berbeda dari SUV yang lebih mengutamakan lekukan bodi membulat. Desain bernuansa petualang ini berpadu dengan kabin modern, sehingga kendaraan tetap relevan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan rekreasi bersama keluarga.

Jetour T2 i-DM dipasarkan dengan harga Rp 688 juta, tersedia dalam satu varian dan lima pilihan warna. Namun, informasi mengenai tenaga mesin, kapasitas baterai, jarak tempuh dalam mode listrik, serta konsumsi bahan bakar tidak tercantum dalam data yang tersedia. Karena itu, penilaian lebih jauh terhadap performa dan efisiensi sistem PHEV memerlukan spesifikasi teknis tambahan.

Tuas Transmisi Kristal Menjadi Daya Tarik Interior Jetour T2 i-DM

Begitu memasuki kabin, perhatian langsung tertuju pada dashboard simetris dengan garis desain tegas. Material interior dipadukan dengan aksen jahitan kontras untuk memberikan kesan elegan. Tata letaknya dirancang dengan pendekatan modern, sementara sejumlah kontrol ditempatkan di area yang mudah dikenali pengemudi.

Lingkar kemudi flat-bottom berlapis kulit menjadi salah satu elemen yang memperkuat karakter kokpit. Setir tersebut dilengkapi tombol multifungsi untuk mengakses berbagai pengaturan. Di baliknya, panel instrumen digital berbasis layar sentuh menyajikan informasi kendaraan dalam tampilan yang tertata.

Pusat hiburan dan konektivitas ditempatkan pada head unit berukuran besar dengan desain floating display di bagian tengah dashboard. Layar ini juga menjadi pusat pengaturan mode berkendara, sehingga berbagai fungsi dapat diakses melalui satu area kendali. Penggunaan layar berukuran besar memberikan nuansa teknologi modern yang selaras dengan karakter interiornya.

Bagian yang paling mencuri perhatian adalah tuas transmisi berbentuk joystick dengan permukaan berkilau menyerupai kristal. Desain tersebut memberikan sentuhan visual berbeda dibandingkan tuas transmisi konvensional dan menjadi salah satu ciri khas kabin Jetour T2 i-DM. Di dekatnya terdapat kenop putar pemilihan mode berkendara dengan simbol yang dirancang agar mudah dikenali.

Meski tampil menarik, area konsol tengah memiliki beberapa kekurangan. Tampilan simbol dan fitur dinilai kurang kontras ketika terkena sinar matahari langsung, sehingga keterbacaannya berkurang pada siang hari. Selain itu, port pengisian daya berkabel yang terletak di bagian bawah konsol terasa cukup sulit dijangkau dari posisi pengemudi. Untuk pengisian daya ponsel yang lebih praktis, tersedia wireless charger di area konsol tengah.

Panoramic Sunroof Raksasa Membuat Kabin Terasa Lebih Terbuka

Salah satu fitur yang memperkuat daya tarik interior Jetour T2 i-DM adalah panoramic sunroof berukuran ekstra besar. Area atap yang luas memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam kabin dan memberikan kesan ruang yang lebih terbuka. Kehadirannya juga menambah daya tarik visual interior, terutama bagi penumpang yang menginginkan suasana perjalanan berbeda dari kabin dengan atap tertutup sepenuhnya.

Kenyamanan tersebut didukung jok dengan busa tebal yang memberikan penopang saat diduduki. Ruang kaki atau legroom dan ruang kepala atau headroom di baris kedua tergolong lapang, sehingga penumpang memiliki keleluasaan lebih selama perjalanan. Karakter ini menjadi nilai tambah ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan luar kota bersama keluarga.

Jetour T2 i-DM juga menyediakan kisi-kisi AC mandiri di baris kedua agar aliran udara dapat menjangkau penumpang belakang. Port pengisian daya di area konsol tengah turut membantu memenuhi kebutuhan perangkat elektronik selama perjalanan. Dengan fasilitas tersebut, kenyamanan tidak hanya berpusat pada pengemudi, tetapi juga mencakup penumpang di bagian belakang.

Dari aspek keselamatan, tersedia tiga sandaran kepala, sabuk pengaman tiga titik, serta titik pemasangan kursi anak ISOFIX. Kelengkapan ini mendukung kebutuhan perjalanan keluarga, terutama bagi pengguna yang membawa anak-anak. Kombinasi ruang yang lapang dan perlengkapan tersebut membuat area belakang menjadi salah satu bagian yang patut diperhatikan dari SUV ini.

Visibilitas Belakang Jetour T2 i-DM Dibantu Kamera 360 Derajat

Posisi duduk pengemudi yang tinggi memberikan pandangan ke depan yang cukup baik. Spion kanan dan kiri berukuran besar juga membantu pengemudi memantau kondisi di sekitar kendaraan ketika berkendara atau berpindah jalur.

Namun, pandangan ke arah belakang menjadi salah satu keterbatasan Jetour T2 i-DM. Ban serep yang dipasang pada pintu bagasi menghalangi sebagian bidang pandang, sehingga pengemudi perlu lebih berhati-hati ketika mundur atau bermanuver di area parkir yang sempit.

Untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, tersedia kamera 360 derajat yang memberikan gambaran area di sekitar mobil. Fitur ini memudahkan pengemudi memperkirakan jarak terhadap objek ketika memarkirkan kendaraan atau melewati ruang terbatas. Meski begitu, kamera tetap berfungsi sebagai alat bantu dan tidak menggantikan kebutuhan untuk memperhatikan kondisi sekitar secara langsung.

Bagasi Luas dengan Pintu Swing untuk Mendukung Aktivitas Petualangan

Karakter praktis Jetour T2 i-DM berlanjut hingga bagian belakang. Bagasinya menawarkan kompartemen luas dengan permukaan relatif rata, sehingga dapat digunakan untuk membawa koper, tas, dan berbagai perlengkapan perjalanan. Ruang penyimpanan ini mendukung kebutuhan keluarga yang sering bepergian atau membawa barang untuk kegiatan luar ruangan.

Pintu bagasi menggunakan model swing yang membuka ke samping, berbeda dari pintu bagasi konvensional yang umumnya terangkat ke atas. Desain tersebut memperkuat tampilan SUV bernuansa petualang sekaligus memberikan akses menuju kompartemen belakang. Pengguna tetap perlu memperhatikan ruang yang tersedia di belakang kendaraan agar pintu dapat dibuka dengan leluasa.

Di dalam bagasi, tersedia gantungan barang dan jaring penyimpanan untuk membantu menjaga barang bawaan tetap tertata. Terdapat pula soket listrik yang menambah kepraktisan ketika kendaraan digunakan untuk kegiatan luar ruangan. Fasilitas tersebut dapat mendukung kebutuhan tertentu selama perjalanan, bergantung pada perangkat yang digunakan dan ketersediaan daya.

Ruang bagasi yang luas dan rata menjadi salah satu keunggulan praktis T2 i-DM. Namun, barang bawaan tetap perlu disusun dengan aman agar tidak bergeser ketika mobil berjalan. Dengan pengaturan yang tepat, kompartemen belakang ini dapat menunjang perjalanan keluarga maupun aktivitas rekreasi.

Kelebihan dan Kekurangan Jetour T2 i-DM Sebelum Membeli

Jetour T2 i-DM menawarkan sejumlah keunggulan yang berpusat pada kenyamanan kabin dan kepraktisan. Ruang kaki serta kepala di baris kedua terasa lapang, sementara jok berbusa tebal mendukung kenyamanan penumpang. Panoramic sunroof berukuran ekstra besar juga memberikan suasana interior yang lebih terbuka.

Fitur penunjang seperti wireless charger, kamera 360 derajat, kisi-kisi AC belakang, dan port pengisian daya menambah kemudahan penggunaan sehari-hari. Bagasi luas dengan pintu swing, gantungan barang, jaring penyimpanan, serta soket listrik juga memberikan fleksibilitas untuk membawa berbagai perlengkapan perjalanan.

Di sisi lain, ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan. Simbol pada konsol tengah kurang kontras ketika terkena sinar matahari, sedangkan port pengisian daya berkabel di bagian bawah konsol tidak mudah dijangkau dari posisi pengemudi. Visibilitas belakang pun terbatas akibat keberadaan ban serep di pintu bagasi, meskipun kamera 360 derajat membantu saat parkir.

Calon pembeli sebaiknya mencoba langsung posisi duduk, jangkauan kontrol, dan pandangan ke belakang untuk mengetahui apakah karakter kendaraan sesuai dengan kebiasaan berkendara mereka. Informasi teknis lebih lengkap mengenai sistem PHEV juga diperlukan untuk membandingkan efisiensi dan performanya dengan SUV lain di kelas harga yang sama.

Jetour T2 i-DM, SUV PHEV untuk Pengguna yang Mengutamakan Kenyamanan

Dengan harga Rp 688 juta, Jetour T2 i-DM menawarkan perpaduan desain SUV petualang, teknologi plug-in hybrid, dan interior modern yang memiliki sejumlah ciri khas. Tuas transmisi menyerupai kristal menjadi daya tarik visual di konsol tengah, sedangkan panoramic sunroof raksasa memperkuat kesan lapang di dalam kabin.

Ruang penumpang yang lega dan bagasi yang praktis membuatnya menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas harian sekaligus perjalanan bersama keluarga. Fitur pendukung seperti kamera 360 derajat dan wireless charger juga menambah kemudahan penggunaan, meskipun beberapa aspek ergonomi dan visibilitas masih memiliki keterbatasan.

Secara keseluruhan, Jetour T2 i-DM layak dipertimbangkan oleh konsumen yang mencari SUV PHEV dengan tampilan tangguh dan kenyamanan interior sebagai daya tarik utama. Sebelum menentukan pilihan, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kekurangan yang ada serta memeriksa spesifikasi teknis sistem hybrid untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kemampuan kendaraan.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix