Jakarta

Tampilannya Sangat Unik Khas Kei Car Jepang, BYD Racco Bawa Enam Opsi Warna Menarik dan Kabin Lapang Siap Ramaikan Pasar!

M. Rafix | 27 Juli 2026, 10:00 WIB
Tampilannya Sangat Unik Khas Kei Car Jepang, BYD Racco Bawa Enam Opsi Warna Menarik dan Kabin Lapang Siap Ramaikan Pasar!
BYD Racco tampil unik khas kei car Jepang, hadir dengan enam warna menarik dan kabin lapang siap ramaikan pasar.

AKURAT JAKARTA - Tampilan unik khas kei car Jepang kini hadir dalam wujud baru yang siap mencuri perhatian. BYD Racco bukan sekadar mobil listrik mungil, melainkan sebuah interpretasi segar tentang bagaimana kendaraan kompak bisa tampil berbeda, penuh karakter, dan tetap fungsional. Dengan enam opsi warna eksterior yang menarik serta kabin lapang yang dirancang untuk kenyamanan, Racco diposisikan sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin menuntut efisiensi sekaligus gaya.

Kei car selama ini menjadi simbol mobilitas praktis di Jepang. Racco hadir mengikuti regulasi kei car, namun membawa sentuhan modern melalui desain super tall wagon yang membuat ruang kabin terasa lega meski dimensinya ringkas. Keistimewaan lain yang langsung menonjol adalah penggunaan pintu geser. Fitur ini menjadikan Racco sebagai mobil listrik kei car pertama di Jepang yang mengadopsi sliding door, sebuah inovasi yang memudahkan akses di area sempit dan menambah nilai kepraktisan bagi penggunanya.

Dari sisi performa, BYD menawarkan tiga varian yang masing-masing memiliki daya jelajah berbeda. Racco 200 mampu menempuh hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian daya, sementara Racco 300 Plus dan Racco 300 Premium sanggup melaju hingga 320 kilometer berdasarkan pengujian WLTC. Angka tersebut menempatkan Racco di jajaran mini EV dengan jarak tempuh kompetitif, memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan harian dengan pilihan sesuai kebutuhan perjalanan.

Pilihan warna menjadi salah satu daya tarik utama. Arctic White, Cosmos Black, Cheese Yellow, Arctic Blue, Midnight Green, dan Ruby Red memberi kesempatan bagi konsumen untuk mengekspresikan gaya personal mereka. Interior didominasi warna hitam, namun varian tertinggi Racco 300 Premium menawarkan opsi interior putih yang menambah kesan elegan dan eksklusif. Kombinasi ini memperlihatkan bahwa Racco tidak hanya fokus pada fungsi, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang menyenangkan.

Peluncuran Racco juga diperkuat dengan kampanye promosi yang menggandeng aktris Jepang Alice Hirose sebagai brand ambassador. Iklan televisi bertajuk “BYD’s Mini” mulai tayang pada 14 Juli 2026, disusul “Experience RACCO” yang hadir tepat pada hari peluncuran. Kehadiran Alice Hirose diharapkan mampu memperkuat citra Racco sebagai mobil listrik mungil yang praktis, nyaman, dan mudah digunakan dalam keseharian masyarakat Jepang.

Meski saat ini Racco dipastikan hanya meluncur di Jepang, antusiasme pasar Indonesia mulai terlihat. Banyak yang penasaran apakah mobil mungil ini berpeluang hadir di Tanah Air. Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia menyebut bahwa secara produk, Racco sangat mungkin dibawa ke Indonesia karena dikembangkan langsung oleh BYD. Namun, keputusan tersebut bergantung pada analisis mendalam mengenai kondisi pasar. Indonesia belum memiliki segmen kei car seperti Jepang, sehingga penerimaan konsumen menjadi faktor penting sebelum memperluas portofolio. Untuk saat ini, BYD memilih fokus pada model-model yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia agar dapat memastikan penerimaan konsumen sebelum melangkah ke segmen baru.

Dengan tampilan unik, enam pilihan warna menarik, kabin lapang, serta daya jelajah yang kompetitif, BYD Racco siap menjadi ikon baru di segmen mobil listrik perkotaan. Kehadirannya di Jepang akan menjadi ujian awal, sekaligus penentu arah apakah mobil mungil ini nantinya juga akan meramaikan pasar di luar Negeri Sakura. Jika benar masuk ke Indonesia, Racco bisa menjadi alternatif segar bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik ringkas untuk mobilitas sehari-hari.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix