Jakarta

Bukan Cuma Mengandalkan Dimensi Mungil, BYD Racco Sajikan Jarak Tempuh 320 Km dan Pintu Geser Pertama di Kelasnya!

M. Rafix | 27 Juli 2026, 07:00 WIB
Bukan Cuma Mengandalkan Dimensi Mungil, BYD Racco Sajikan Jarak Tempuh 320 Km dan Pintu Geser Pertama di Kelasnya!
BYD Racco, kei car listrik mungil dengan jarak tempuh 320 km dan pintu geser pertama di kelasnya, hadir di Jepang.

AKURAT JAKARTA - Bukan hanya soal ukuran kecil yang membuat BYD Racco menarik perhatian. Mobil listrik ini hadir dengan kombinasi yang jarang ditemui di segmen kendaraan kompak, yaitu jarak tempuh hingga 320 km dan pintu geser yang menjadi pertama di kelasnya. Dua hal tersebut langsung menegaskan bahwa Racco tidak sekadar mengandalkan dimensi mungil untuk menembus pasar Jepang, melainkan menawarkan pengalaman berkendara yang lebih praktis dan fungsional bagi masyarakat perkotaan.

Kei car listrik ini dikembangkan khusus untuk Jepang dengan mempertimbangkan kondisi jalan yang sempit dan kebutuhan mobilitas sehari-hari. Dimensi ringkasnya sesuai regulasi kei car, namun desain bodi yang tinggi membuat kabin terasa lebih lega dibandingkan mobil mungil lain. Konsep super tall wagon yang diusung menjadikan Racco berbeda dari kompetitor, karena mampu menghadirkan ruang yang lapang meski tetap mempertahankan ukuran kompak.

BYD menawarkan tiga varian Racco yang menyesuaikan kebutuhan konsumen. Racco 200 memiliki jarak tempuh hingga 200 km, cukup untuk rutinitas harian. Sementara Racco 300 Plus dan Racco 300 Premium mampu menempuh hingga 320 km berdasarkan pengujian WLTC, menjadikannya salah satu mini EV dengan daya jelajah paling kompetitif. Dengan pilihan ini, konsumen bisa menyesuaikan penggunaan sesuai gaya hidup, baik untuk perjalanan singkat maupun mobilitas yang lebih intens.

Dari sisi tampilan, Racco hadir dengan enam pilihan warna eksterior, yaitu Arctic White, Cosmos Black, Cheese Yellow, Arctic Blue, Midnight Green, dan Ruby Red. Interior didominasi warna hitam, namun varian tertinggi Racco 300 Premium menawarkan opsi kabin putih yang memberi kesan lebih elegan. Detail ini menunjukkan perhatian BYD terhadap aspek estetika sekaligus kenyamanan pengguna.

Fitur pintu geser menjadi salah satu keunggulan paling menonjol. Kehadirannya memudahkan akses di area parkir sempit dan memberikan nilai praktis yang sangat relevan dengan kehidupan perkotaan Jepang. Dengan inovasi ini, Racco menjadi pionir di segmen kei car listrik, memperkuat citra sebagai kendaraan kecil yang tetap menghadirkan kenyamanan maksimal.

Peluncuran Racco juga didukung kampanye promosi yang menggandeng aktris Jepang Alice Hirose sebagai brand ambassador. Iklan televisi bertajuk “BYD’s Mini” dan “Experience RACCO” memperkenalkan mobil ini sebagai kendaraan listrik yang ramah, mudah digunakan, dan dekat dengan keseharian masyarakat. Strategi ini memperlihatkan bahwa BYD tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun identitas yang relevan dengan gaya hidup konsumen.

Meski saat ini Racco hanya dipastikan meluncur di Jepang, pasar Indonesia mulai menunjukkan rasa penasaran. Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia menyebut bahwa secara produk, Racco sangat mungkin dibawa ke Indonesia. Namun, keputusan tersebut bergantung pada analisis mendalam karena Indonesia belum memiliki segmen kei car seperti Jepang. Untuk sementara, BYD memilih fokus pada model yang sudah hadir lebih dulu agar dapat memastikan penerimaan konsumen sebelum memperluas portofolio.

Dengan kombinasi dimensi mungil, jarak tempuh kompetitif, desain kabin lega, pilihan warna beragam, dan pintu geser yang praktis, BYD Racco tampil sebagai mini EV yang membawa pengalaman berbeda. Kehadirannya bukan hanya menambah pilihan kendaraan listrik, tetapi juga memperlihatkan bagaimana inovasi bisa mengubah cara masyarakat memandang mobil kompak di era elektrifikasi.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix