Mengejutkan, Indonesia Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas 2026

AKURAT JAKARTA – Tim bulu tangkis putra Indonesia secara mengejutkan tersingkir lebih awal di fase grup Piala Thomas 2026.
Hal ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah sejak debut pada 1958, sang pemilik 14 gelar juara gagal melaju ke babak gugur.
Kepastian pahit ini menyusul kekalahan telak 1-4 dari Prancis pada laga penentuan Grup D, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.
Baca Juga: Legislator Golkar Judistira: Pansus Pengolaan Sampah Targetkan Rekomendasi Kebijakan Rampung 4 Bulan
Hasil ini meruntuhkan dominasi Merah Putih yang selama puluhan tahun selalu menjadi langganan babak perempat final.
Awalnya, langkah Jonatan Christie dan kawan-kawan terlihat mulus dengan mengantongi dua kemenangan awal; 5-0 atas Aljazair dan 3-2 atas Thailand.
Namun, kejutan terjadi saat Thailand berhasil menumbangkan Prancis dengan skor 4-1, yang membuat peta persaingan di Grup D menjadi sangat ketat dan bergantung pada selisih kemenangan partai.
Laga terakhir melawan Prancis pun berubah menjadi beban psikologis yang berat.
Alih-alih mengamankan posisi juara grup, Indonesia justru harus menyerah di tangan wakil Eropa tersebut, sekaligus menutup peluang untuk bertahan di turnamen beregu paling prestisius ini.
Sektor tunggal putra yang selama ini menjadi fondasi poin bagi Indonesia justru tampil antiklimaks di Horsens.
Kekalahan ini menjadi sinyal merah bagi bulu tangkis modern Indonesia, di mana nama besar dan tradisi juara tidak lagi cukup untuk membendung kekuatan negara-negara pesaing yang kian merata.
Tersingkirnya tim Thomas di fase grup menjadi catatan suram bagi PBSI dan dunia olahraga tanah air, sekaligus menuntut evaluasi total terhadap pola pembinaan atlet elit menjelang ajang-ajang besar mendatang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




