Jakarta

Keistimewaan Sepak Bola Indonesia yang Memikat John Herdman hingga Mau Tukangi Timnas

Ainun Kusumaningrum | 8 Januari 2026, 16:19 WIB
Keistimewaan Sepak Bola Indonesia yang Memikat John Herdman hingga Mau Tukangi Timnas

AKURAT JAKARTA – Era baru sepak bola Indonesia resmi dimulai seiring penunjukan John Herdman sebagai nakhoda baru Tim Nasional Indonesia.

Pelatih asal Inggris yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 tersebut mengaku terpikat dengan gairah dan loyalitas luar biasa yang ditunjukkan oleh para pendukung skuad Garuda.

PSSI secara resmi menjalin kesepakatan dengan Herdman pada Sabtu (3/1/2026) dengan durasi kontrak selama dua tahun.

Baca Juga: Resmi, John Herdman Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia, Ini Rekam Jejaknya

Dalam kontrak tersebut, terselip klausul opsi perpanjangan dua tahun tambahan apabila pelatih berusia 50 tahun itu mampu memberikan transformasi positif bagi prestasi sepak bola tanah air.

Dalam wawancaranya bersama The Canadian Press, Herdman mengungkapkan alasan kuat di balik keputusannya menerima pinangan PSSI.

Menurutnya, Indonesia bukan sekadar proyek teknis, melainkan proyek emosional yang melibatkan jutaan pasang mata.

Baca Juga: Gubernur Pramono Resmikan Groundbreaking Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya, Persiapan Menuju IPO 2027

"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, sebuah proyek yang memungkinkan Anda merasakan gairah dan intensitas dari para penggemar," ujar Herdman.

Dia mengakui bahwa keterlibatan emosional suporter menjadi energi tambahan yang dicarinya dalam karier kepelatihan.

Herdman menilai Indonesia memiliki kumpulan talenta lokal yang melimpah dan menjanjikan.

Herdman bahkan menyamakan potensi Indonesia dengan pengalamannya saat membangun tim nasional Kanada.

Strategi Indonesia yang mengombinasikan pemain lokal berbakat dengan pemain dwikewarganegaraan dipandangnya sebagai langkah tepat untuk meningkatkan level kompetisi di panggung internasional.

Rekam jejak Herdman memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia tercatat sukses mengangkat peringkat FIFA Kanada dari posisi 94 ke posisi 33 dunia, serta mengakhiri penantian 36 tahun Kanada untuk berlaga di putaran final Piala Dunia.

Misi Besar di Jadwal Padat

Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta pada pekan depan untuk diperkenalkan secara resmi melalui konferensi pers. Setelah itu, ia akan langsung dihadapkan pada jadwal kompetisi yang padat.

Ujian perdananya akan tersaji pada ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akhir Maret 2026.

Selain menangani tim senior di ajang FIFA Matchday dan Piala AFF 2026, Herdman juga diberi mandat untuk menakhodai Timnas U-23.

Langkah ini diambil agar sang pelatih dapat melakukan regenerasi secara berkelanjutan sekaligus mendalami budaya lokal guna memperkuat koneksi antara pelatih dan pemain.

Harapan besar kini tertumpu di pundak Herdman. Setelah hasil yang kurang memuaskan pada SEA Games 2025, publik sepak bola tanah air menuntut perubahan strategi dan mentalitas juara.

Tantangan utamanya adalah membawa Indonesia bersaing lebih jauh dalam kualifikasi Piala Dunia 2030, sebuah misi ambisius yang dinanti oleh jutaan suporter di seluruh nusantara.(*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.