Jakarta

Nova Arianto Akui Mental Pemain Kunci Kekalahan Timnas U-17 Kontra Zambia

Ainun Kusumaningrum | 5 November 2025, 11:18 WIB
Nova Arianto Akui Mental Pemain Kunci Kekalahan Timnas U-17 Kontra Zambia

AKURAT JAKARTA -- Tim Nasional Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Zambia dengan skor 1-3 pada matchday pertama Grup H Piala Dunia U-17 2025 yang digelar di lapangan 7 Aspire Academy, Doha, Qatar, Selasa (4/11).

Pelatih skuad Garuda Muda, Nova Arianto, menyebut faktor mental bertanding pemain sebagai akar utama kekalahan tersebut.

Indonesia sebenarnya sempat unggul cepat pada menit ke-12 melalui gol Muhammad Zahaby Gholy. Namun, Zambia berhasil membalikkan keadaan dengan tiga gol balasan, dua dicetak oleh Abel Nyirongo dan satu gol dari Lukonde Mwale.

Baca Juga: UI Perkokoh Aliansi Elite Global, Rektor Heri Tandatangani MoU Strategis dengan Tsinghua University

Seusai pertandingan, Nova Arianto secara eksplisit menyoroti perbedaan signifikan antara penampilan timnya di babak pertama dan babak kedua. Ia menilai, di level kompetisi tertinggi seperti Piala Dunia, mentalitas pemain menjadi penentu.

"Di level Piala Dunia kalau kita tidak berani bermain atau takut ya situasinya akan menjadi sulit buat kita," kata Nova Arianto, dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, rasa takut untuk bermain, takut berbenturan, dan keraguan dalam menguasai bola yang terjadi pada babak pertama membuat tim selalu berada di bawah tekanan.

Baca Juga: Pimpin Rakor Forkopimcab dengan Paguyuban Pedagang, Wabup Tangerang: Penataan Pasar Cisoka Bukan Sekedar Relokasi, Tapi untuk Kepentingan Bersama!

"Di ruang ganti saya sampaikan, kalau kalian para pemain takut di lapangan, takut untuk benturan, takut dalam menguasai bola ya situasinya kita akan selalu ditekan," ujar mantan asisten pelatih timnas senior itu.

Perubahan di Babak Kedua

Meskipun kecewa dengan hasil akhir, Nova mengapresiasi determinasi yang ditunjukkan pemainnya di babak kedua setelah ia melakukan sejumlah perubahan, termasuk memasukkan Adi Dimas dan Muhammad Algazani.

"Saya bisa melihat secara babak kedua pemain saya bisa lebih punya determinasi lebih baik. Dan akhirnya kita bisa banyak membuat peluang," tambahnya.

Mengenai strategi permainan (game plan), Nova mengakui bahwa kelengahan pemain menjadi krusial.

"Memang ada sedikit kelengahan tetapi saya kira wajar karena sekarang ini levelnya Piala Dunia. Dan apabila kita buat salah di suatu momen ya itu menjadi gol," katanya.

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga klasemen sementara Grup H tanpa poin. Puncak klasemen diisi Brasil yang pada pertandingan sebelumnya sukses melumat Honduras 7-0, hanya unggul selisih gol dari Zambia. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.