Mengejutkan, Diogo Jota Tewas Tragis Usai Menikah: Liverpool dan Portugal Kehilangan Sosok Penuh Kegembiraan

AKURAT JAKARTA - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola. Bintang Liverpool dan timnas Portugal, Diogo Jota, dinyatakan meninggal dunia pada usia 28 tahun setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tragis di Zamora, Spanyol, hanya beberapa hari setelah pernikahannya. Kecelakaan itu juga merenggut nyawa sang adik, Andre Silva (26).
Menurut laporan dari Mirror, insiden tersebut terjadi pada Kamis pagi waktu setempat. "Liverpool Football Club sangat terpukul dengan meninggalnya Diogo Jota secara tragis," demikian isi pernyataan resmi klub.
Pernikahan yang Belum Lama Digelar
Jota menikah dengan kekasih lamanya, Rute Cardoso, pada 22 Juni lalu. Pasangan ini telah dikaruniai tiga anak sebelum akhirnya resmi menjadi suami istri. Sayangnya, kebahagiaan mereka tak berlangsung lama.
Pedro Proenca, Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, mengonfirmasi kabar duka ini. "Federasi Sepak Bola Portugal dan seluruh sepak bola Portugal sangat terpukul atas meninggalnya Diogo Jota dan saudaranya, Andre Silva, dini hari tadi, di Spanyol," tulisnya.
Ia menambahkan, "Lebih dari sekadar pemain yang luar biasa, dengan hampir 50 penampilan internasional untuk tim nasional, Diogo Jota adalah orang yang luar biasa, seseorang yang memiliki kegembiraan yang menular dan menjadi referensi dalam komunitasnya sendiri."
Federasi juga mengajukan permintaan untuk mengheningkan cipta selama satu menit sebelum laga Kejuaraan Eropa Wanita antara Portugal dan Spanyol.
Kronologi Kecelakaan di Zamora
Layanan darurat Castilla y Leon mengungkap bahwa kendaraan yang ditumpangi Jota dan adiknya mengalami kecelakaan di Km. 65 dari A-52, wilayah Cernadilla, Zamora. Mobil tersebut terbakar dan api bahkan menyebar ke area tanaman sekitar.
"Ruang operasi 1-1-2 Castilla y Leon menerima beberapa panggilan yang melaporkan kecelakaan kendaraan di Km. 65 dari A-52, di kotamadya Cernadilla, Zamora. Sebuah mobil dilaporkan terlibat dalam kecelakaan dan kendaraan tersebut terbakar," jelas pernyataan resmi mereka.
Pihak darurat yang datang ke lokasi hanya bisa mengonfirmasi kematian dua korban di tempat kejadian. "Mereka berusia 28 dan 26 tahun. Beristirahatlah dalam damai," tulis Dewan Provinsi Zamora.
Baca Juga: WOW! Peterpan Bakal Gelar Konser Bertajuk The Journey Continues, Catat Informasinya di Sini
Jejak Karier Cemerlang Jota
Lahir di Porto, 4 Desember 1994, Jota mengawali kariernya di Pacos de Ferreira. Ia sempat direkrut Atletico Madrid pada 2016, namun tak pernah tampil membela Los Rojiblancos.
Setelah masa peminjaman di Porto dan Wolverhampton, Jota resmi bersinar sejak bergabung dengan Liverpool pada 2020.
Selama lima musim di Anfield, Jota mencetak 65 gol dari 182 penampilan dan turut mempersembahkan tiga trofi.
Ia juga menjadi bagian penting dari timnas Portugal yang memenangkan dua gelar UEFA Nations League.
Dengan kepergiannya, Liverpool dan Portugal kehilangan salah satu penyerang paling efektif dalam beberapa tahun terakhir.
"Klub telah diberitahu bahwa pemain berusia 28 tahun itu telah meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Spanyol bersama saudaranya, Andre. Liverpool FC tidak akan berkomentar lebih lanjut saat ini dan meminta privasi keluarga, teman, rekan setim, dan staf klub Diogo dan Andre dihormati saat mereka mencoba untuk menerima kehilangan yang tak terbayangkan," bunyi pernyataan resmi The Reds.
Kepergian Diogo Jota bukan hanya kehilangan besar bagi sepak bola Eropa, tetapi juga tragedi mendalam bagi keluarganya, klub, dan negara.
Pemain penuh dedikasi yang dikenal dengan senyum menular dan semangatnya di lapangan kini tinggal kenangan. Sepak bola Portugal dan Liverpool akan merindukannya selamanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







