Jakarta

Luis Suárez Mengakhiri Karier Sepak Bolanya dan Pensiun dari Tim Nasional Uruguay

Saeful Anwar | 3 September 2024, 09:49 WIB
Luis Suárez Mengakhiri Karier Sepak Bolanya dan Pensiun dari Tim Nasional Uruguay

 

AKURAT JAKARTA - Luis Suárez, salah satu penyerang paling berbakat dan berprestasi dalam sejarah sepak bola, resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional.

Suárez, yang dikenal dengan ketajamannya di depan gawang dan kontribusinya yang signifikan untuk tim nasional Uruguay, menutup babak penting dalam kariernya yang telah mencuri perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia. 

Pengumuman ini juga menandai akhir dari karier internasionalnya yang cemerlang dengan tim nasional Uruguay.

Pensiun dari Tim Nasional

Dalam sebuah konferensi pers yang emosional pada 2 September 2024, Suárez mengumumkan bahwa pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Paraguay pada hari Jumat akan menjadi penampilan terakhirnya bersama tim nasional. 

Baca Juga: Laras Sahabat Noe Row Terciduk Jadi Selingkuhan Abi Pacar Nabila R, Chat Berbau Syur Tersebar di Media Sosial

Suárez mencetak 69 gol dari 142 pertandingan dan memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Uruguay. 

Karier internasionalnya dimulai pada 8 Februari 2007 dengan kemenangan 3-1 atas Kolombia. Selama 17 tahun, ia berkontribusi di empat Piala Dunia dan beberapa edisi Copa América.

Suárez menyebutkan keputusan ini sebagai langkah yang sangat pribadi dan penuh pertimbangan. 

"Tidak ada kebanggaan yang lebih baik bagi diri sendiri selain mengetahui kapan waktu yang tepat untuk pensiun," katanya dalam konferensi pers, dikutip dari ESPN, pada Selasa, 3 September 2024. 

"Saya sudah berusia 37 tahun dan saya tahu bahwa sangat sulit untuk mencapai Piala Dunia berikutnya. Sangat menghibur saya bahwa saya dapat pensiun dan bukan karena cedera yang membuat saya pensiun, atau berhenti dipanggil," lanjutnya.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 3 September 2024, Cek Informasi di Sini

Suárez memainkan peran penting dalam empat Piala Dunia pertamanya, termasuk penampilan terkenalnya pada 2010 di Afrika Selatan, di mana tindakannya yang kontroversial melawan Ghana menjadi salah satu momen paling dikenang dalam turnamen tersebut. 

Meskipun ia diusir dari lapangan karena handball-nya, Uruguay melanjutkan ke semifinal setelah adu penalti. Suárez terus mempertahankan aksi tersebut hingga hari ini, menyebutnya sebagai "penyelamatan terbaik di turnamen."

Selain itu, ia juga turut serta dalam Copa América 2011, 2016, 2019, 2021, dan 2024. Pada edisi 2011, Suárez mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-0 atas Paraguay di final, membantu Uruguay meraih gelar ke-15 Copa América. 

"Trofi Copa América pada tahun 2011 merupakan momen terindah yang pernah saya alami dalam karier saya sebagai pemain profesional," ujar Suárez. 

"Saya tidak akan menukarnya dengan apa pun dan lihatlah, saya memenangkan banyak hal lainnya," sambungnya.

Baca Juga: HALLO SHEILAGANK! Nantikan Konser Sheila On 7 Tunggu Aku Di Kota Medan dan Bandung, Setelah Sukses di Pekanbaru, Catat Tanggalnya

Penampilan internasional terakhirnya adalah saat membela tim dalam laga perebutan tempat ketiga Copa América 2024 melawan Kanada, di mana ia mencetak gol penalti dalam drama adu penalti untuk membawa timnya meraih kemenangan.

Lanjutan Karier Klub

Walau pensiun dari tim nasional, Suárez tetap aktif di level klub bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Bergabung dengan tim bertabur bintang yang diperkuat Lionel Messi, Jordi Alba, dan Sergio Busquets menjelang musim 2024, Suárez tampil mengesankan dengan mencetak 16 gol musim ini, termasuk dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Chicago Fire FC.

Pencapaian Terbesar

- Golden Boot (Pencetak Gol Terbanyak Eropa): 2 kali

- Footballer of the Year (Pemain Terbaik): 3 kali

- Top Goal Scorer (Pencetak Gol Terbanyak): 7 kali

- Player of the Year (Pemain Terbaik di Liga): 4 kali

- Juara Copa América: 1 kali (2011)

- Juara Liga Champions: 1 kali

- Juara Piala Dunia Klub FIFA: 1 kali

- Juara La Liga Spanyol: 5 kali

- Juara Piala Super UEFA: 1 kali

- Juara Piala Raja Spanyol: 4 kali

- Juara Supercopa de España: 2 kali

- Juara Piala Liga Inggris: 1 kali

- Juara Eredivisie Belanda: 1 kali

- Juara KNVB Cup Belanda: 1 kali

- Juara Liga Uruguay: 3 kali

Baca Juga: Kunjungi Markas TKN Fanta, Ridwan Kamil Mau Ikuti Gaya Kampanye Prabowo-Gibran dengan Menggandeng Anak Muda

Warisan dan Pengaruh

Suárez meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah sepak bola. Dengan berbagai pencapaian dan kontribusi besar baik di level klub maupun internasional, dia akan selalu dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah ada. Keputusannya untuk pensiun menutup babak luar biasa dari perjalanan sepak bolanya yang penuh warna dan prestasi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.