Visi Ahmed Zaki Iskandar untuk Pengembangan Olahraga di Jakarta

AKURAT JAKARTA - Nama Ahmed Zaki Iskandar di dunia olahraga khususnya sepabola di Tangerang memang sudah tidak diragukan lagi.
Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Tangerang ini memang terlahir dari keluarga pembina olahraga di Tangerang.
Sosoknya sebagai tokoh nasional sepakbola pun semakin menoreh usai terlibat mengelola klub Persita Tangerang sejak tahun 2006.
Hingga pada tahun 2009 barulah dia terjun 100 persen mengurusi Persita di saat klub tersebut tak dibiayai oleh APBD.
Keberhasilannya membawa klub berjuluk Pendekar Cisadane pun membuat Ahmed Zaki ingin menerapkannya untuk pengembangan olahraga di Jakarta.
Dalam sebuah Podcast Bicara Bola, Ahmed Zaki menilai Jakarta menghadapi keterbatasan ruang untuk fasilitas olahraga.
Baca Juga: Aksi Nyata Cerahkan Sarana Ibadah di Indonesia, Ratusan Masjid di Banten Dicat Ulang
"Sehingga membutuhkan solusi kreatif seperti memanfaatkan atap gedung parkir untuk lapangan olahraga," kata Ahmed Zaki Iskandar.
Contoh sukses dari daerah lain, seperti privatisasi dan branding fasilitas olahraga, dapat dijadikan model untuk Jakarta.
Ahmed Zaki yang juga ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta memiliki visi untuk pengembangan olahraga di Ibu Kota.
Baca Juga: Revitalisasi Blok G Tanah Abang Akan Dimulai Tahun Ini, Dirut Pasar Jaya: Semoga Jadi Lebih Modern
Seperti potensi menciptakan lebih banyak fasilitas olahraga meskipun ruang terbatas dengan memaksimalkan area perkotaan yang ada dan mengintegrasikan pengembangan olahraga ke dalam perencanaan kota.
"Perlu juga pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan komunitas untuk meningkatkan infrastruktur olahraga dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan," ungkap Ahmed Zaki.
Meski dia tidak memungkiri bahwa pengelola klub di Indonesia masih "bakar uang", tapi berkat pondasi yang dibangunnya, sampai sekarang Persita masih survive.
Baca Juga: Tingkatkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, OJK Kembali Gelar Olimpiade ISFO 2024
"Setiap klub harus punya pondasi. Pondasi itu bukan hanya uang, tapi juga infrastruktur, punya akademi, dan SSB. Saya ingin seperti klub Ajax Amsterdam atau Arsenal, yang mana pemain-pemainnya adalah hasil binaan mereka sendiri," kata Ahmed Zaki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







