Jakarta

Aurelie Moeremans Alami Gangguan Tidur, Ini Serangkaian Bahaya Insomnia bagi Kesehatan Fisik dan Simak Tips Mudah Bobok Nyenyak

Fikri Hidayatulloh | 17 Maret 2024, 09:27 WIB
Aurelie Moeremans Alami Gangguan Tidur, Ini Serangkaian Bahaya Insomnia bagi Kesehatan Fisik dan Simak Tips Mudah Bobok Nyenyak

AKURAT JAKARTA - Selebritas cantik Aurelie Moeremans belakangan ini mengalami kesulitan tidur nyenyak.

Padahal, Aurelie Moeremans sebenarnya tergolong gadis yang mudah tidur cepat.

"Biasanya aku pelor, nempel molor. Tapi, sekarang lupa caranya tidur," kata Aurelie Moeremans di Instagram, Sabtu (16/3/2024).

Baca Juga: Resep Dessert Chocolate Cheese Cake Batik ala Chef Devina, Cocok Jadi Takjil untuk Buka Puasa di Rumah

Namun, sudah empat hari ke belakang, durasi tidur Aurelie Moeremans begitu cepat.

Setiap malam, ia hanya tidur selama satu jam, sebelum akhirnya terbangun hanya untuk begadang sampai pagi.

"Tidur sih tapi paling kaya satu jam. Habis itu bangun melek banget, segar sampai pagi. pagi baru bisa tidur lagi, satu jam, gitu aja terus selama empat hari," jelas Aurelie.

Baca Juga: Tetap Buka SIM Keliling Jakarta Hari Ini Minggu 17 Maret 2024

Gangguan tidur yang diderita Aurelie Moeremans bisa jadi merupakan gejala insomnia.

Dian Rhameyana AMK, SKM, dari RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, di laman Yankes.kemkes.go.id menulis artikel bahwa insomnia adalah ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur baik secara kualitas maupun kuantitas.

Dian mengunggap insomnia ada tiga jenis, yakni, tidak dapat memulai tidur; tidak bisa mempertahankan tidur atau sering terjaga; dan bangun secara dini serta tidak dapat tidur kembali.

Baca Juga: Mau Ikut Mudik Gratis 2024 Bareng PLN? Berikut Syarat dan Ketentuannya

Menurut Dian, secara umum, faktor-faktor yang menyebabkan seseorang dapat diserang insomnia adalah:

a. Stres

Individu yang didera kegelisahan yang dalam, biasanya karena memikirkan permasalahan yang sedang dihadapi.
b. Depresi

Selain menyebabkan insomnia, depresi juga menimbulkan keinginan untuk tidur terus sepanjang waktu karena ingin melepaskan diri dari masalah yang dihadapi.

Baca Juga: INFO MUDIK GRATIS Bareng PT INKA Pakai Kereta Api dan Bus, Rute Madiun-Banyuwangi dan Surabaya-Ponorogo, Cek Syarat dan Tanggal Keberangkatan di Sini

Depresi bisa menyebabkan insomnia dan sebaliknya insomnia menyebabkan depresi.

c. Kelainan-kelainan kronis

Kelainan tidur seperti tidur apnea, diabetes, sakit ginjal, arthritis, atau penyakit mendadak seringkali menyebabkan kesulitan tidur.

d. Efek samping pengobatan

Pengobatan untuk suatu penyakit juga dapat menjadi penyebab insomnia.

Baca Juga: Mayoritas DPD Ingin Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi, Bang Zaki: Prestasi Beliau Nyata

e. Pola makan yang buruk

Mengkonsumsi makanan berat sesaat sebelum pergi tidur bisa menyulitkan untuk tertidur.

f. Kafein, nikotin, dan alkohol

Kafein dan nikotin adalah zat stimulan.

Alkohol dapat mengacaukan pola tidur dan kurang berolah raga juga bisa menjadi faktor sulit tidur yang signifikan.

Baca Juga: ACC Syariah Gelar Literasi Keuangan Tentang Serba Serbi Pembiayaan Syariah

Dian mengungkap insomnia bisa diketahui dari gejala-gejala berikut ini:

1. Sulit untuk merasakan ngantuk dan tidak bisa tertidur.

2. Terbangun pada malam hari atau dini hari dan tidak bisa tidur kembali.

3. Merasa lelah, emosional, sulit berkonsentrasi, dan tidak bisa melakukan aktivitas secara baik pada siang hari.

Baca Juga: Resep Pudding Coklat Buah, Menu Berbuka Puasa Langsung Bikin Seger

4. Tidak bisa tidur siang, meskipun tubuh terasa lelah.

Serangan Insomnia bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental, seperti

- Meningkatkan resiko terjadinya masalah kesehatan, seperti, stroke; serangan asma; kejang; menurunkan sistem kekebalan tubuh; obesitas; diabetes melitus; tekanan darah tinggi atau hipertensi; penyakit jantung.

- Meningkatkan resiko terjadinya gangguan pada mental atau emosi, seperti, depresi, mudah gelisah, kebingungan, dan frustasi.

Baca Juga: Punya 8 Modal Cemerlang Sebagai Pemimpin, Bang Zaki Berpotensi Jadi Calon Gubernur Jakarta Periode 2024-2029, Ini Deretan Prestasinya!

- Mempengaruhi performa dalam bekerja, sekolah, atau kuliah.

- Mempengaruhi kegiatan atau aktifitas sehari-hari seperti ketika mengemudi.

- Mempengaruhi kemampuan untuk mengingat.

- Mempengaruhi kemampuan dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga: BURUAN DAFTAR! Mudik Gratis Bareng PT PLN Menyasar Semua Kota di Pulau Jawa, Lampung dan Palembang Melalui 12 Rute, Berangkat Tanggal 5 April 2024

Nah, sekarang kamu tahu kan dampak insomnia bagi kesehatan.

Karena sudah tahu dampak insomnia, maka berikut tips mencegah dari serangan insomnia:

1. Berusaha untuk tidur di waktu yang sama setiap malam dan saat bangun di pagi hari. Pastikan juga tidak tidur siang karena dapat mengurangi rasa kantuk di malam hari.

2. Hindari menggunakan smartphone saat sudah memasuki jam tidur agar rasa kantuk tidak hilang.

Baca Juga: Simak 5 Minuman Manis dan Segar yang Cocok untuk Buka Puasa

3. Hindari konsumsi kafein, nikotin, serta alkohol di siang hari yang dapat mempengaruhi pola tidur.

4. Usahakan untuk berolahraga secara teratur setiap hari dan lakukan jauh sebelum waktunya tidur.

5. Buat kamar menjadi tempat yang nyaman dan gunakan alat-alat yang mempermudah untuk tidur.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.