Sejarah Banjir yang Melanda Jakarta Sudah Terjadi Sejak Zaman Hindu-Buddha

AKURAT.CO - Kota Jakarta akan tercatat dalam sejarah sebagai wilayah yang terkenal banjirnya yang menjadi bencana klasik karena sudah ada sejak era Hindu-Buddha, tepatnya pada masa Tarumanegara.
Banjir yang selalu merendam Jakarta tiap tahunnya ternyata sudah dialami sejak era Hindu-Buddha hingga kini.
Jadi, sudah berabad-abad Jakarta selalu mengalami masalah musibah banjir.
Dalam buku Sejarah Kota Jakarta 1950-1980 karangan Edi Sedyawati, penyebab banjir di Jakarta salah satunya adalah kondisi lingkungan.
Bahkan menurut buku Banjir Jakarta karangan Zaenuddin HM, banjir yang dialami Jakarta sudah ada sejak abad ke-5 masehi ketika berada di bawah kekuasaan Kerajaan Tarumanegara pimpinan Raja Purnawarman.
Berdasarkan Prasasti Tugu, Jakarta Utara jadi bukti jika banjir sudah ada sejak era Tarumanegara.
Prasasti tersebut berisikan pesan Raja Purnawarman yang menggali kali Candrabhaga di sekitar Bekasi.
Kali Gomati yang kini dikenal Kali Mati di Tangerang juga pernah digali oleh Raja Purnawarman. Kedua kali tersebut merupakan salah satu solusi mengatasi permasalahan banjir di era Tarumanegara.
Baca Juga: Tidak Dilakukan di Era Nabi Muhammad SAW, Begini Sejarah Sholat Tarawih Berjamaah di Bulan Ramadhan
Tujuan penggalian tersebut adalah supaya sungai mengalirkan debit air yang membuat banjir di wilayah Jakarta bisa surut,
Adapun tujuan lain dari penggalian kali tersebut adalah untuk kepentingan irigasi sawah masyarakat kala itu.
Meski demikian, ternyata permasalahan banjir yang melanda Jakarta tetap terjadi hingga kini.
Ketika berada di bawah penjajahan Belanda, tercatat Jakarta mengalami banjir, seperti di tahun 1621 dan 1654 ketika VOC berkuasa.
Di era kolonial Belanda, tercatat banjir terjadi pada tahun 1872, 1893, 1909, 1918, dan 1932.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







